Kepulauan Aru, SNN.com - Memperingati momentum bersejarah 8 dekade atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Aru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, S.H., S.I.K., M.H., yang didampingi AKP Leonard Siwabessy, S.Sos., MH., dalam keterangan persnya, Kapolres mengatakan bahwa di usia Polri yang matang ini, harapan besar bertumpu pada penguatan peran kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya di bumi Jar Garia (Kabupaten Kepulauan Aru).
"Harapan kami, Polisi semakin bisa melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru. Dengan begitu, keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat (kamtibmas) benar-benar dapat terjaga," ujar AKBP Albert Perwira Sihite.
Kolaborasi Elemen Masyarakat demi Kemajuan Daerah
Dalam keterangannya, Kapolres mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru untuk bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap kinerja kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta menghindari segala bentuk keributan.
Secara khusus, ia meminta kontribusi aktif dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda demi menciptakan situasi Aru yang kondusif. Menurutnya, kamtibmas yang aman adalah fondasi utama bagi kemajuan daerah.
"Jika situasi kondusif, kita dapat mendukung penuh Pemerintah Daerah dalam melaksanakan program-program prioritas pembangunan. Ini adalah harapan kami di Polres Kepulauan Aru, dan juga menjadi harapan dari Bapak Kapolda Maluku," Harapnya.
Konflik Desa Salarem dan Kalar-kalar: Menuju Meja Perdamaian
Terkait perkembangan situasi keamanan pasca-konflik antara Desa Salarem dan Desa Kalar-kalar, Kapolres menjelaskan bahwa situasi saat ini terus dimonitor secara ketat. Berbagai upaya persuasif dan mediasi untuk mendamaikan kedua belah pihak terus berjalan.
Guna mengantisipasi adanya gangguan susulan, Polres Kepulauan Aru telah bersinergi dengan jajaran TNI setempat untuk mengamankan lokasi-lokasi rawan.
Dikatakan, upaya pengamanan Polres Kepulauan Aru didukung penuh oleh Koramil, Batalyon, DanLanal Aru, untuk menjaga titik-titik potensial gangguan kamtibmas. Berdasarkan hasil pertemuan tokoh adat kedua desa, dalam waktu dekat direncanakan sebuah pertemuan formal untuk ikrar perdamaian.
"Diharapkan dalam waktu dekat, basudara dari Desa Salarem maupun Desa Kalar-kalar bisa duduk bersama di Kantor Bupati, karena Kantor Bupati kita pandang sebagai 'rumah adat' bagi 117 desa di wilayah kepulauan Aru, untuk melaksanakan perdamaian resmi," Jelas Kapolres.
Menutup keterangannya, AKBP Albert Perwira Sihite berharap agar seluruh masyarakat, khususnya yang berada di Kota Dobo, dapat terus memberikan dukungan moril dan menjaga iklim yang sejuk demi terciptanya kedamaian yang berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Aru. Saya berharap, masyarakat bisa mendukung untuk menjaga terciptanya kamtibmas di Kabuapten Kepulauan Aru, khususnya di kota Dobo”. Harap Kapolres. (Moses)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar