Kepulauan Aru, SNN.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Aru menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Momentum delapan dekade pengabdian ini mengusung tema nasional “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, yang menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dalam upacara tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, S.H., S.I.K., M.H. Sementara itu, jabatan Perwira Upacara diemban oleh Kabag Ops Polres Kepulauan Aru, AKP Obed Nego Reimialy, S.Sos., dan Komandan Upacara dipimpin oleh Kanit Tipikor Satreskrim Polres Kepulauan Aru, Ipda Gilang Pradana, S.Trk.
Upacara bertempat di lapangan upacara Polres Kepulauan Aru, dan turut hadir, Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Moh. Djumpa, M.Si. Wakapolres Kepulauan Aru, Kompol Djesy Batara, Unsur Forkopimda, jajaran TNI dan tamu undangan lainnya.
Komitmen Rastra Sewakottama dan Sinergitas Maluku
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Kepulauan Aru, membacakan amanat tertulis dari Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya, Kapolda menekankan bahwa usia 80 tahun bukanlah waktu yang singkat. Anggota Polri sebagai Bhayangkara Negara dituntut untuk selalu berkomitmen memegang teguh nilai Rastra Sewakottama—abdi utama bagi nusa dan bangsa—dengan mendedikasikan seluruh jiwa raga demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
"Keberadaan Maluku dengan gugusan pulau, hamparan laut yang indah, serta kekayaan alamnya adalah anugerah Tuhan. Keberagaman masyarakat dengan kekayaan adat, budaya, dan kepercayaan yang harmonis dalam landasan Toleransi dan sistem Pela Gandong harus terus kita rawat dengan baik," ujar Kapolres menyampaikan pesan Kapolda.
Kapolda Maluku melalui Kapolres Sihite, juga menyatakan rasa syukur atas situasi keamanan di Maluku yang secara umum berada dalam kondisi aman, kondusif, dan terkendali. Capaian ini dinilai tidak lepas dari kuatnya sinergitas antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri, Aparat Penegak Hukum, lembaga negara, pihak swasta, serta para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda.
Dalam menghadirkan Pelayanan Presisi dan Humanis Kapolres Aru menyatakan Komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan Kepolisian yang presisi, Humanis dan Berintegritas melayani masyarakat. “Sesuai amanat nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya, Polda Maluku beserta jajaran, berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, Humanis, dan Berintegritas”. Ucap Kapolres mengutip sambutan Kapolda Maluku.
Dikatakan, melalui pedoman kerja bersama, Polri di Maluku akan terus melakukan upaya strategis, antara lain:
-Menjamin keselamatan, keamanan, pelayanan prima, dan penegakan hukum.
-Mendukung aktif program pemerintah dan membina SDM kepolisian yang bermoral, profesional, dan modern.
-Memperkuat sinergi produktif dengan TNI, Pemerintah Daerah, Media, Kampus, dan seluruh stakeholder.
-Menjadi polisi yang aktif mendengar keluhan warga, memberikan rasa aman di ruang siber, serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).
Apresiasi Tinggi untuk Mitra dan Keluarga Besar Polri
Apresiasi yang setinggi-tingginya turut disampaikan kepada Gubernur Maluku dan jajaran Pemerintah Daerah, ketua DPRD dan seluruh anggota Dewan lembaga legislative di wilayah Maluku, Pangdam XVI/Pattimura, Danlanud Pattimura, Dankodaeral IX Maluku, Kabinda Maluku, para Rektor, insan pers, Raja-Raja di bumi Maluku, serta seluruh elemen masyarakat atas kolaborasi kokoh yang menjadi pilar utama penjaga Kamtibmas.
Ucapan terima kasih yang mendalam juga dialamatkan kepada seluruh personel Polri (Perwira, Bintara, Tamtama, ASN) yang bertugas penuh dedikasi hingga ke pulau-pulau terluar. Tidak lupa, dukungan tulus dari Bhayangkari, Purnawirawan, dan Warakawuri disebut sebagai energi utama bagi setiap insan Bhayangkara.
Momentum Berbenah Diri: Maluku Terus Biking Bae.
Memasuki usia ke-80, Polres Kepulauan Aru menyadari bahwa harapan masyarakat semakin tinggi dan pelayanan yang diberikan masih jauh dari sempurna. Momentum ini dijadikan ajang refleksi untuk terus membenahi diri dan menjaga kepercayaan publik melalui masukan yang konstruktif.
Upacara ditutup dengan semangat bersama untuk bekerja lebih nyata, responsif, dan melayani dengan hati, selaras dengan slogan: "Maluku Terus Biking Bae, Basudara Terus Biking Bae." (Moses)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar