LAMONGAN, SNN.com — Peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) kini semakin dekat dengan denyut nadi kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput. Tidak hanya hadir dalam kegiatan formal di balai desa, seorang Babinsa dituntut untuk selalu adaptif dan proaktif menjumpai warganya di berbagai situasi.
Hal inilah yang ditunjukkan oleh Sertu Sukiman, Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang.Pada hari ini, ia melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaannya dengan cara yang cukup unik, yakni mendatangi langsung kandang sapi milik warga di Desa Jejel, Kecamatan Ngimbang.
Langkah jemput bola yang dilakukan oleh Sertu Sukiman mencerminkan fleksibilitas metode pembinaan teritorial di lapangan. Alih-alih menunggu warga datang ke Koramil atau kantor desa, ia memilih untuk menghampiri para petani dan peternak yang tengah sibuk mengurus hewan ternak mereka di area kandang.
Pendekatan dialogis di tempat kerja warga ini dinilai sangat efektif untuk mencairkan suasana. Dengan duduk santai di sekitar kandang, komunikasi yang terjalin menjadi jauh lebih cair, hangat, dan tanpa sekat antara aparat TNI dengan masyarakat.
Kegiatan sambang kandang ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi rutin, melainkan sarana strategis untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. Berbagai keluhan maupun masukan seputar kondisi lingkungan dan sektor peternakan dapat didiskusikan secara terbuka.
Sektor peternakan sapi di Desa Jejel merupakan salah satu roda penggerak ekonomi kerakyatan yang sangat diandalkan oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, kehadiran Babinsa di tengah para peternak juga bertujuan untuk memberikan dorongan moril agar mereka tetap produktif.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sukiman menyempatkan diri berdiskusi mengenai kiat-kiat perawatan ternak yang baik. Ia juga mendengarkan cerita para peternak terkait kendala pakan hingga kesehatan hewan piaraan mereka.
Kehadiran aparat komando kewilayahan di tengah kesibukan warga ini memberikan angin segar bagi para peternak lokal. Mereka merasa diperhatikan dan didukung penuh dalam mengembangkan usahanya demi kesejahteraan keluarga.
"Sebagai seorang Babinsa, sudah kewajiban kami untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, di mana pun mereka beraktivitas. Melalui komsos langsung ke kandang sapi warga ini, kami bisa mendengar secara langsung apa yang menjadi kendala atau harapan mereka. Hubungan emosional yang erat dengan warga binaan adalah kunci utama dalam menciptakan ruang juang yang tangguh serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah," ujar Sertu Sukiman di sela-sela kegiatannya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tugas pembinaan teritorial tidak mengenal batasan tempat dan waktu. Dedikasi tinggi dari seorang prajurit TNI di lapangan menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mengawal kesejahteraan rakyat.
Memperkokoh Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Kegiatan komsos humanis seperti yang dilakukan oleh Sertu Sukiman di Desa Jejel mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Warga menilai bahwa kedekatan emosional ini mampu menumbuhkan rasa aman serta memperkuat gotong royong di lingkungan pedesaan.
Melalui sinergi yang solid antara Babinsa dan segenap elemen masyarakat, berbagai potensi kerawanan sosial di tingkat desa dapat dideteksi dan diantisipasi lebih dini. Hal ini sekaligus memperkuat ketahanan wilayah dari aspek sosial dan ekonomi.
Pada akhir kegiatan, Sertu Sukiman berpesan kepada warga Desa Jejel agar senantiasa menjaga kebersihan kandang serta waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat mempengaruhi kesehatan ternak.Kemanunggalan TNI dan rakyat yang terjalin erat di Ngimbang ini diharapkan terus terjaga demi kemajuan bersama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar