Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA

Selasa, 05 Mei 2026

Dengan Konsep TeFa, Lulusan SMK PGRI Dobo di Harapkan Menciptakan Peluang Usaha

Kepulauan Aru, SNN.com - Untuk mewujudkan lulusan SMK PGRI Dobo yang mandiri dan mampu menciptakan peluang usaha, diperlukan sinergi antara kurikulum, ketrampilan teknis, dan pola pikir (mindset) kewirausahaan. 

Untuk mencapai tujuan tersebut, Wakasek Kurikulum, SMK PGRI Dobo, Ibu Tin Lopolisa, S.Pd  sekaligus sebagai ketua Panitia penyelenggara Ujian tahun 2026, menjelaskan bahwa langkah yang diambil adalah menerapkan Konsep Teaching Factory  (TeFa) sebagai program unggulan pada SMK PGRI Dobo. Dikatakan, konsep Teaching Factory adalah konsep yang menyelaraskan standar pendidikan dangan standar industri yang sesungguhnya. 

“Program Unggulan pada SMK PGRI Dobo adalah program dengan konsep pembelajaran Teaching Factory (Tefa), dimana model pembelajaran yang bisa menggabungkan konsep standar pendidikan dengan standar produksi Industri. Tefa bisa menciptakan lingkungan kerja nyata di sekolah, dan memungkinkan siswa bisa menghasilkan produk atau jasa yang punya nilai jual sesuai standar industry”. Jelas Lopolisa.

Dikatakan, siswa SMK PGRI Dobo sudah menguasai beberapa jenis produk dan jasa yang dapat dikembangkan setelah tamat sekolah. Seperti Sektor Kelautan dan Perikanan di Kepulauan Aru yang kaya akan hasil laut, oleh sebab itu siswa dapat didorong untuk menciptakan inovasi pengolahan hasil laut seperti pengemasan Ikan kering Balobo, kerupuk ikan dan Terasi Udang yang higienis dan berlabel yang punya nilai jual.

Kalau untuk Program Study Otomikrasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP), lanjutnya, adalah pelayanan jasa misalnya jasa pengetikan, buka usaha foto copy dan penjualan barang-brang ATK. Untuk program Studi Teknik Jaringan dan Komputer (TKJ) mereka bisa memperbaiki Komputer. Sementara untuk Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), mereka bisa membangun kerja sama dengan BRI untuk membuka bank teras yang dapat memberikan keuntungan.

Selain itu, dikatakan ada juga program studi perhotelan terkait dengan pelayanan Jasa. SMK PGRI Dobo telah mendapat dua 2 ruang perhotelan yang baru sebagai tempat prktek, dimana siswa bisa belajar tentang bagaimana cara membersihkan kamar hotel, cara melipat seprey dan cara melayani tamu dengan baik.
Sebagai wakasek kurikulum, Tin Lopolisa menegaskan bahwa Penguatan Karakter "Mandiri" sangat penting bagi seorang siswa karena Kemandirian adalah fondasi utama dalam berwirausaha. 

“Karakter mandiri ini perlu ditanamkan kepada siswa bahwa kualitas kerja adalah bentuk integritas, sehingga siswa diharapkan berjiwa tangguh menghadapi pasar dan tidak cepat menyerah saat menghadapi kendala teknis. Diharapkan, siswa yang telah mendengar hasil kelulusan bisa bergerak di dunia usaha dan menciptakan lapangan kerja. 

“Siswa yang telah mendengar hasil kelulusan, saya berharap agar bisa menciptakan lapangan kerja sesuai program keahlian yang dimiliki, karena pendidikan pada SMK PGRI Dobo bukan semata-mata mencari kerja, tetapi harus mampu membangun dunia usaha dan menciptakan lapangan kerja. Terus semangat belajar, kembangkan karier untuk mencapai tujuan dan masa depan yang lebih baik”. Harapnya. (Moses)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"