Lamongan, SNN.com - PDAM belum memiliki Pipa Primer untuk mengalirkan air bersih dari titik - titik stok bahan baku air bersih yang ada di Lamongan. Ketiadaan pipa primer menyulitkan PDAM Lamongan untuk mendistribusikan air bersih ke desa - desa yang sudah kehilangan sumber air bawah tanah terutama dimusim kemarau.
"Kami belum bisa mengoptimalkan pelayanan pendistribusian air bersih karena keterbatasan infrastruktur PDAM " ungkap Hadi Sucipto, S.Kom, MM. bagian kepala bagian pelanggan khusus mojolagresPDAM Lamongan.
Digalih oleh wartawan SNN.com, apa pemerintah daerah tidak memberikan dukungan soal anggaran ? Hadi Sucipto, mengatakan, "Sudah kita usulkan ke pak Bupati, dikembalikan lagi ke kami untuk di ambilkan dari keuntungan PDAM Lamongan" jawabnya ke wartawan SNN.com di ruang kerjanya, Senin, 01/09/2026.
Sambung Sucipto, keuntungan PDAM Lamongan masih belum bisa untuk mengkaver biaya pemasangan pipa primer, keluhnya kepada 4 awak media yang bersama wartawan SNN.com melakukan wawancara.
Secara terpisah SNN.com menghubungi nomer WhatsApp yang di gunakan pak Yuronur untuk berkomunikasi dengan publik, tidak merespons sampai berita ini di tayangkan ( centang 2).
Terpisah, melalui saluran WhatsApp Ketua DPRD Lamongan ( Fredy ), terkait usulan kebutuhan infrastruktur PDAM Lamongan dalam rangka perluasan layanan ke wilayah krisis air bersih belum ada masuk ke Legeslatif.
"Blm ada surat apapun yg masuk ke kita terkait PDAM", pungkas Fredy ke wartawan SNN.com saat di konfirmasi, kamis, 03/09/2026.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar