Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA


Rabu, 09 September 2026

Sekda Lamongan Usir Awak Media Saat Audensi Pedagang Kaki Lima (PK5)

Lamongan, SNN.com - Acara audensi Pedagang Kaki Lima (PK5) depan Rumah Sakit Soegiri Lamongan di warnai pengusiran awak media.

Berdalil bukan undangan, Drs. Moh. Nalikan, MM, Sekretaris Daerah Lamongan ( Sekda) meminta para awak media yang meliput acara Audensi PK5 diruang kerja Sekda, Lantai 3 gedung Pemerintahan Daerah agar keluar ruangan.

"Yang bukan undangan mohon keluar",kata Nalikan, kepada para awak media yang meliput kegiatan audensi PK5 depan RS. Soegiri, di ruang kerja Sekda, Rabu, 09/09/2026.

3 Awak media dari SNN.com, Suara Nasional.com, Fakta Ceber.com, yang meliput kegiatan audensi PK5 langsung keluar dan menunggu di depan ruang Kerja Sekda Lamongan.

Saat para Pedagang PK5 keluar dari ruangan kerja Sekda yang di gunakan tempat audensi, Kartono, ketua paguyupan PK5 depan RS.Soegiri di mintai keterangan awak media terkait hasil audensi.
Kartono, mengungkapkan, ada kesepakatan antara Pedagang PK5 dengan pihak Pemerintah daerah Lamongan.

"PK5 yang berdiri di trotoar dipindah ke area depo Kimia Farma", kata Kartono pada awak media saat keluar dari ruang audensi.

Masih kata Kartono, kami di minta membayar restribusi pertahun Rp. 729.000,-/STAN di lokasi baru relokasi PK5 depan RS. Soegiri. Kami tawar pengurangan tarif restribusi, tapi di katakan pihak Pemda Lamongan, itu sudah sesuai ketentuan Peraturan Daerah.

"Itukan cuma segitu, di bagi 12 bulan, ringankan", ucap Nalikan, saat wartawan masih berada di ruang audensi, dan di benarkan Kartono, saat di klarifikasi ucapan Sekda.

Lanjut kata Kartono, bila pedagang PK5 yang berlokasi di trotoar jalan bagian Utara jalan raya depan RS. Soegiri tidak mau di relokasi di area gedung Depo Kimia Farma akan di bongkar.

"Kalau tidak mau pindah,  STAN PK5 di atas trotoar akan di bongkar", pungkas Kartono.

Pewarta : Hadi Mulyono.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"