Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA

Selasa, 21 Juli 2026

Korban Kebakaran Natai Arahan Mulai Bangkit, Pemkab Kobar Serahkan Bantuan dan Dokumen Kependudukan Baru

Pangkalan Bun, SNN.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu warga yang terdampak kebakaran di RT 21, Jalan Natai Arahan, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan.

Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, pemerintah juga mempercepat pemulihan administrasi kependudukan yang ikut musnah akibat kebakaran.

Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Kobar, Sekretaris Daerah (Sekda) Rody Iskandar, S.Sos., M.Si., secara simbolis menyerahkan bantuan stimulan serta dokumen administrasi kependudukan kepada lima kepala keluarga (KK) atau 22 jiwa korban kebakaran, Senin (20/7/2026).

Rody mengatakan, pelayanan pemulihan dokumen dilakukan melalui sistem jemput bola. Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mendatangi langsung lokasi kebakaran untuk melakukan pendataan dan menerbitkan kembali dokumen-dokumen penting milik warga.

"Petugas Disdukcapil langsung melakukan pendataan di lokasi dan hari ini dokumen kependudukan telah diserahkan kepada warga," ujar Rody.

Tak hanya itu, Pemkab Kobar juga berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna membantu proses penggantian sertifikat tanah yang ikut terbakar. Sementara melalui Dinas Sosial dan BPBD, berbagai bantuan logistik seperti beras, kebutuhan pokok, dan perlengkapan kebersihan telah disalurkan kepada para korban.
Untuk mendukung pemulihan pascabencana, pemerintah daerah saat ini tengah memproses bantuan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT). Bantuan tersebut akan digunakan untuk membantu pembangunan kembali rumah warga yang mengalami kerusakan.

"Usulan bantuan masih dalam proses verifikasi. Untuk rumah dengan kategori rusak berat, nilai bantuan maksimal mencapai Rp30 juta, disesuaikan dengan tingkat kerusakan," jelasnya.

Sekda juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan memasak berada dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran.

"Kami berharap para korban diberi kekuatan dan ketabahan, serta peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi di Kotawaringin Barat," tutupnya.(Gusti).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"