Surabaya, SNN.com - Pengurus pleno DPD Partai Golkar Kabupaten Probolinggo resmi mengikuti pengukuhan serentak DPD Partai Golkar se-Jawa Timur yang digelar di Jatim International Expo (JIE), Surabaya, Minggu (15/02/2026). Agenda ini mempertemukan 29 kabupaten dan 9 kota dalam satu panggung konsolidasi besar yang dihadiri sekitar 4.000 kader.
Hadir langsung Ketua Umum Bahlil Lahadalia, Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji, jajaran bendahara DPP, serta Ketua DPD Golkar Jawa Timur Ali Mufthi. Dari Kabupaten Probolinggo, sebanyak 65 pengurus pleno turut hadir dipimpin Ketua DPD, Oka Mahendra Jati Kusuma.
Kehadiran ribuan kader bukan sekadar formalitas organisasi. Forum ini menjadi titik tekan konsolidasi struktural menjelang agenda politik ke depan. Ketua DPD Golkar Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma, menegaskan bahwa pengukuhan serentak menjadi momentum penguatan mental dan strategi.
“Kami ingin seluruh pengurus pleno mendapatkan arahan langsung dari Ketua Umum dan Ketua DPD Jatim. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi konsolidasi total untuk pemenangan Golkar pada pemilu mendatang,” tegas Oka.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB. Usai pengukuhan, agenda dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) khusus ketua dan sekretaris DPD kabupaten/kota. Rangkaian pra-kerja digelar di Novotel Samator Surabaya sebagai bagian dari penguatan program dan penyelarasan strategi.
Menurut Oka, konsolidasi terstruktur dan soliditas kader menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Ia menilai, kemenangan politik tidak lahir dari retorika, tetapi dari kerja terukur hingga ke tingkat akar rumput.
“Target kami jelas: peningkatan kursi yang signifikan di Kabupaten Probolinggo. Tidak ada kemenangan instan. Yang ada kerja kolektif, disiplin organisasi, dan kehadiran nyata di tengah masyarakat,” ujarnya lugas.
Pengukuhan serentak ini juga menjadi ajang silaturahmi antar-pengurus se-Jawa Timur sekaligus ruang evaluasi terhadap dinamika politik yang terus bergerak. Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, Golkar memilih jalur konsolidasi internal lebih dulu sebelum berbicara keluar.
Soliditas diuji, strategi dimatangkan, dan arah kemenangan mulai dipetakan. Bagi DPD Golkar Kabupaten Probolinggo, momentum ini bukan garis akhir melainkan garis start menuju pertarungan politik berikutnya.(Fabil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar