Pangkalan Bun, SNN.com – Respons cepat ditunjukkan petugas klinik kapal KM Dharma Rucitra 9 saat seorang penumpang mengalami demam dalam pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Mas menuju Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Sabtu (15/2/2026).
Salah seorang penumpang mengungkapkan, dirinya mulai merasa kurang sehat saat kapal tengah berlayar. Ia kemudian menghubungi bagian informasi kapal dan menyampaikan keluhan yang dirasakan.
“Tidak lama setelah melapor, petugas klinik langsung datang memeriksa kondisi saya. Suhu tubuh saya saat itu 37,85 derajat Celsius. Petugas juga menanyakan sejak kapan demam terjadi dan gejala apa saja yang saya rasakan,” ujarnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas kesehatan kapal memberikan dua jenis obat untuk diminum dua kali sehari setelah makan. Penumpang tersebut juga disarankan agar tidak beristirahat di area yang langsung terkena hembusan pendingin udara (AC) guna membantu proses pemulihan.
“Alhamdulillah setelah minum obat, demam saya berangsur turun dan tidak lagi menggigil. Saya sangat mengapresiasi respon cepat petugas klinik kapal,” tambahnya.
Apresiasi tidak hanya datang dari penumpang yang sakit. Sejumlah penumpang lain juga memberikan komentar positif terhadap pelayanan awak kapal, mulai dari kepedulian terhadap penumpang, pelayanan saat waktu makan, kebersihan kapal, hingga ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan.
Pelayanan sigap dan profesional tersebut menjadi bukti komitmen manajemen PT Dharma Lautan Utama dalam mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan penumpang selama pelayaran.
Dengan adanya fasilitas klinik dan tenaga medis di atas kapal, penumpang diharapkan dapat merasa lebih aman dan tenang selama perjalanan laut, khususnya dalam momentum meningkatnya mobilitas menjelang bulan Ramadan.(Guswan).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar