Lamongan, SNN.com - Siang panas terik Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) Lamongan menggelar aksi di Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Selasa, 6 Oktober 2026.
Demo PMII di jaga ketat oleh Polres Lamongan bahkan terlihat menghadirkan personil dari beberapa Polsek.
Masa PMII di sambut langsung kepala Dinas Pendidikan, Drs.Shodikun, M.Pd dan menyanggupi memproses tuntutan.
Tuntutan PMII itu tentang Audit dan Verifikasi menyeluruh terhadap penyaluran dana Program Indonesia Pintar ( PIP ) di setiap satuan pendidikan ( SD dan SMP ).
Masa aksi PMII juga menuntut agar oknum SD dan SMP yang memotong dana PIP agar di copot dari jabatannya, kepala dinas Pendidikan akan memproses sesuai mekanisme hukum.
" Kalau mereka terbukti melakukan kesalahan, ada punishment", Sanggup, Drs. Shodikun, M. Pd, Kepala dinas pendidikan ke masa pendemo.
Masa terlihat kecewa dengan kesanggupan kepala dinas karena di rasa tidak tegas, namun orator Demo PMII Lamongan menenangkan rekan - rekannya.
" Tidak di copot, tepuk tangan dulu kawan - kawan, tidak di copot tapi di hukum", Kontrol orator PMII untuk tenangkan rekan -rekannya.
Berdasarkan pantauan wartawan SNN.com, selama aksi PMII keadaan dan situasi disekitar dinas pendidikan lamongan, aktifitas warga tetap berjalan seperti biasanya ( tidak terganggu ).
Pewarta : Hadi Mulyono

Tidak ada komentar:
Posting Komentar