Kepulauan Aru, SNN.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama jajaran TNI dan instansi terkait menggelar kegiatan penanaman pohon sukun serentak pada Jumat (31/7/2026) pukul 08.30 WIT.
Kegiatan yang mengusung tema “Launching Emas Hijau 1 Juta Pohon Sukun” ini dipusatkan di lahan Ketahanan Pangan Kompi Senapan A Yonif 735/NWS Kilo 11, Dusun Belakang Wamar, Desa Durjela, Kecamatan Pulau-Pulau Aru.
Aksi penanaman serentak di wilayah Maluku dan Maluku Utara ini merupakan bagian dari program strategis Kodam XV/Pattimura bertajuk "Kodam XV/Pattimura untuk Ketahanan Pangan, Penghijauan, Maluku dan Maluku Utara". Gerakan ini juga mengimplementasikan Surat Telegram Pangdam XV/Pattimura Nomor ST/1543/2026 tanggal 10 Juli 2026.
Khusus di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 912/Jar Garia Sakti turut berkontribusi aktif dengan menanam 300 bibit pohon sukun.
Rangkaian acara diawali dengan penyerahan bibit secara simbolis dan dilanjutkan dengan prosesi penanaman pohon bersama oleh jajaran Forkopimda, instansi vertikal, dan kelompok tani.
Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Bupati Aru, Drs. Moh. Djumpa, M.Si. Ketua DPRD Kabupaten Aru, Ibu Feni Silvana Loy. Wakapolres Kepulauan Aru, Kompol Djesy Batara, S.Sos. Kajari Kepulauan Aru, Dr. Amanda, S.H., M.H. Komandan Lanal Aru, Letkol Laut (P) Erwin Dwi Febrianto. Wadan Yonif TP 912/Satria Jar Garia Sakti, Kapten Inf. Adam Prawira, S.T.Han. Kepala Pengadilan Negeri Dobo, Boxgie Agus Santoso, S.H., M.H. Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf. Eddy Patimin. Dansubdenpom AD Persiapan Kab. Aru, Kapten Cpm (K) Wanunu Adam. Paur Intel Sintel Lanal Aru, Lettu Laut (P) Mulyadi. Danunit Intel Lanal Aru, Lettu Laut (S) I. Ray Baskoro. Kadis Kesehatan Kab. Aru, Dr. Zakaria Sitorus. Kepala BPS Kab. Aru, George Reinnold Loupatty. Para Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Aru, kelompok tani se-Kabupaten Kepulauan Aru, serta tamu undangan lainnya.
Melalui program Emas Hijau, tanaman sukun dipilih tidak hanya sebagai langkah penghijauan dan pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai komoditas pangan alternatif yang bernilai ekonomis tinggi serta mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat lokal di Kepulauan Aru dan Maluku secara luas. (Moses)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar