Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA

Minggu, 10 Mei 2026

Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Aniaya Istri Berujung Dibalik Jeruji Besi

Kendari, SNN.com - Pria berinisial UM di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga menganiaya istrinya gara-gara menolak saat diajak pulang. Atas perbuatannya, ia pun diamankan Unit 1 Sub 3 Pidum Satreskrim Polresta kendari, Sabtu (9/5/2026), sekitar pukul 15.00 Wita.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan peristiwa itu terjadi di Jalan Patimura, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sultra, Rabu (6/5), sekitar pukul 17.30 Wita.

Korban berinisial DI, seorang perempuan yang berdomisili di Kelurahan Puuwatu. Sementara UM alias Sawaludin merupakan warga Kecamatan Anggalomoare, Kabupaten Konawe. Peristiwa bermula saat ia mencari istrinya yang sebelumnya meninggalkan rumah.

UM kemudian menemukan istrinya berada di rumah iparnya di kawasan Jalan Pattimura. Saat itu, ia meminta DI untuk pulang bersamanya. Namun istrinya menolak untuk mengikuti permintaan tersebut.

“Penolakan itu diduga memicu emosi pelaku hingga melakukan penganiayaan terhadap korban. Pelaku disebut mencekik leher korban lalu memukul bagian wajah korban sebanyak dua kali,” ujar Welliwanto Malau, Sabtu (9/5).

Akibat tindakan itu, korban mengalami luka di bagian bawah mata. Polisi juga telah mengantongi hasil visum et repertum (VER) sebagai salah satu alat bukti dalam perkara tersebut.

Selain surat visum, penyidik juga mengumpulkan keterangan saksi untuk memperkuat proses hukum terhadap tersangka. Setelah dinilai memenuhi dua alat bukti permulaan yang cukup, pelaku langsung diamankan di ruang penyidikan Satreskrim Polresta Kendari.

Saat ini tersangka dijerat Pasal 44 Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan/atau Pasal 466 UU Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).(Widodo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"