Kepulauan Aru, SNN.com - Operasional Dapur Satuan Pelayanan Penyiapan Gizi (SPPG) 01 Belakang Wamar, Kabupaten Kepulauan Aru, mengalami penghentian sementara sejak Senin (7/9/2026). Layanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini diproyeksikan baru kembali berjalan normal pada Jumat, 11 September 2026.
Tenaga Ahli Gizi Dapur SPPG 01, Crismelin Djirlay, saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (9/9/2026), menegaskan bahwa kendala operasional tersebut murni disebabkan oleh keterlambatan transfer anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat, bukan dari pihak dapur.
"Dapur SPPG 01 sementara ditutup dan tidak beroperasional terhitung mulai hari Senin. Kendalanya karena BGN dari pusat belum mentransfer anggarannya. Jadi penyebab masalah ini ada di tingkat pusat, bukan dari pihak dapur," ujar Crismelin.
Penghentian sementara ini berdampak pada terhentinya pasokan makanan bergizi selama tiga hari berturut-turut untuk 7 sekolah dan 7 posyandu penerima manfaat di wilayah Dobo. Dapur SPPG 01 melayani 7 sekolah dan 7 Posyandu.
Adapun sekolah yang dilayani yang disebutkan Chrismelin adalah,
1.SD Yos Sudarso
2.SMP Yos Sudarso
3.SMA Yos Sudarso
4.SD Negeri 1
5.SD Negeri 2
6.SMP Negeri 2 dan
7.PAUD Yedita
Meski demikian, Chrismelin menyampaikan kabar terbaru dari Kepala Dapur SPPG 01 yang mengonfirmasi melalui Whatsapp-nya bahwa dana operasional saat ini telah masuk ke rekening unit.
"Sesuai pesan WhatsApp dari Kepala Dapur, dana operasional untuk SPPG 01 sudah masuk ke rekening. Rencananya operasional dapur MBG mulai jalan kembali pada hari Jumat, 11 September 2026," tambahnya.
Sebagai informasi, Dapur SPPG 01 dan SPPG 02 Belakang Wamar berada di bawah naungan Yayasan Bina Desa Lestari. (Moses)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar