Lamongan, SNN.com - Sebagai upaya meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, inovatif, dan modern di Kabupaten Lamongan, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, pada Selasa (7/4) melakukan studi tiru pengelolaan sampah di UPT TPA Ngipik Kab. Gresik. Dalam kegiatan tersebut, Pak Yes menyampaikan bahwa berbagai pembelajaran dan inovasi yang diperoleh menjadi motivasi untuk mengembangkan pengelolaan TPA di Lamongan, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan Kabupaten Gresik dalam pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) guna mengurangi volume sampah serta mendukung program pengolahan sampah menjadi energi listrik sejalan dengan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup.
Dalam kunjungan tersebut, Pak Yes meninjau langsung proses pemusnahan sampah berbasis teknologi modern serta berbagai produk turunan yang dihasilkan, mulai dari Refuse Derived Fuel (RDF) hingga pakan ternak dan pakan ikan dari sisa bahan organik.
Dalam penyampaiannya, Bupati Yes mengungkapkan bahwa inovasi pengelolaan sampah yang diterapkan di UPT TPA Ngipik menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk mengembangkan sistem pengolahan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. Beliau menilai, pemanfaatan teknologi dalam pengolahan sampah mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Lebih lanjut, Pak Yes berharap inovasi pengelolaan sampah yang dipelajari dapat segera diterapkan di Kabupaten Lamongan serta diperkuat melalui kolaborasi antar daerah sehingga mampu menekan volume sampah sekaligus menciptakan manfaat ekonomi dan lingkungan asri yang berkelanjutan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar