Kepulauan Aru, SNN.com - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku sekaligus Ketua Umum Pembina Posyandu Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, melakukan kunjungan kerja ke Desa Wokam, Kecamatan Pulau-Pulau Aru. Kunjungan ini didampingi langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edy Setiawan, S.Si., guna menyalurkan bantuan kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS), ibu hamil, serta balita yang terindikasi mengalami risiko stunting.
Dalam arahannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Edy Setiawan, menyampaikan bahwa BKKBN kini telah bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Ia menekankan pentingnya peran kader Posyandu dan penyuluh lapangan sebagai perpanjangan tangan BKKBN di tingkat desa.
"Kami hadir bersama Tim PKK karena kami sama-sama cinta dan peduli pada keluarga-keluarga di Desa Wokam. Program kami tidak hanya berfokus pada KB, tetapi mengawal seluruh siklus hidup keluarga, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja, hingga lansia," ujar Edy.
Edy juga menyoroti pentingnya program Sertifikat Siap Nikah dan Siap Hamil bagi calon pengantin sebagai langkah konkret memutus mata rantai stunting. Ia mendorong agar calon pengantin di Desa Wokam wajib melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk mencegah risiko anemia dan cacat pada bayi. Pihaknya juga mengharapkan adanya Surat Edaran dari Bupati Kepulauan Aru, terkait kewajiban pemeriksaan kesehatan tersebut sebagai syarat kelulusan menikah.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut diserahkan oleh jajaran pejabat daerah dan OPD-OPD yang berkenan hadir, diantaranya adalah,. Ketua Tim TP PKK / Ketua Umum Posyandu Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dr. Edy Setiawan, S.Si. Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Moh. Djumpa, M.Si. Ketua Tim TP PKK Kabupaten Kepulauan Aru, Claudia Kaidel. Camat Pulau-Pulau Aru, Ongky Goulap. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru, Aris Frits Irianto Gainau, SKM., MPH. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kepulauan Aru, Muhlis Hamu, S.Sos. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kepulauan Aru, Yosep Lakesjanan, S.Sos.
Sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN, dan Tim Penggerak PKK ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kepulauan Aru. (Moses)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar