Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA

Kamis, 13 Agustus 2026

Lonjakan Kasus Diare Akut, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Pangkalan Bun, SNN.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan setelah terjadinya kenaikan kasus diare akut dalam beberapa pekan terakhir. Peningkatan tersebut terpantau melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) hingga minggu ke-30 tahun 2026.

Data Dinkes Kobar menunjukkan jumlah kasus diare akut mencapai 183 kasus pada minggu ke-30. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan minggu ke-26 yang tercatat sebanyak 69 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kobar, dr. Jhonferi Sidabalok, MARS, mengatakan lonjakan kasus ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama di tengah musim kemarau yang berpotensi memengaruhi kualitas air bersih dan kondisi sanitasi lingkungan.

“Pada musim kemarau, masyarakat perlu lebih memperhatikan kebersihan air yang digunakan untuk konsumsi maupun kebutuhan sehari-hari. Kebersihan makanan dan lingkungan juga harus menjadi perhatian agar risiko diare dapat ditekan,” ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan pemantauan SKDR, jumlah kasus diare akut mengalami tren peningkatan dari 69 kasus pada minggu ke-26 menjadi 84 kasus pada minggu ke-27 dan 117 kasus pada minggu ke-28. Setelah sempat turun menjadi 115 kasus pada minggu ke-29, jumlah kasus kembali meningkat menjadi 183 kasus pada minggu ke-30.
Dinkes Kobar mengingatkan masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan menggunakan sabun, mengonsumsi makanan dan minuman yang higienis, serta menggunakan air bersih yang layak.

Selain itu, warga yang mengalami gejala diare diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, terutama apabila disertai tanda-tanda dehidrasi seperti lemas, haus berlebihan, mata cekung, atau berkurangnya frekuensi buang air kecil.

Untuk mengantisipasi peningkatan kasus lebih lanjut, Dinkes Kobar bersama jajaran puskesmas terus memperkuat pemantauan dan surveilans kesehatan. Langkah ini dilakukan agar perkembangan kasus dapat diketahui lebih cepat dan penanganan dapat dilakukan secara optimal.

Dinkes berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan ketersediaan air bersih selama musim kemarau guna mencegah penyebaran penyakit diare di wilayah Kotawaringin Barat(GustiAnat.J).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"