Probolinggo, SNN.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus ditunjukkan oleh tokoh masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Aksi sosial kali ini datang dari pasangan Syahroni, ST.ONE dan Nur Hikmah, SE. Warga Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron ini menggelar bakti sosial dengan membagikan paket parsel kebutuhan pokok kepada masyarakat sekitar pada Rabu (18/03/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian nyata terhadap sesama, khususnya bagi warga yang membutuhkan. Dengan penuh keikhlasan, paket-paket sembako disalurkan langsung untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Syahroni mengungkapkan bahwa inisiatif berbagi ini merupakan ungkapan rasa syukur atas rezeki yang diterima, sekaligus upaya untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga di lingkungannya.
" Berbagi ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian kami kepada sesama. Kami berharap apa yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban kebutuhan dapur masyarakat," ujar Syahroni di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Nur Hikmah menekankan bahwa aksi ini diharapkan mampu memicu semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat. Menurutnya, kebermanfaatan seseorang diukur dari seberapa besar kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar.
“ Kami ingin mengajak semua pihak untuk terus peka terhadap kondisi tetangga dan lingkungan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, tentu akan sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan,” tuturnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang cukup tinggi. Para penerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh sosok tokoh masyarakat tersebut. Mereka berharap aksi inspiratif ini dapat terus berlanjut dan dicontoh oleh pihak-pihak lain yang memiliki kelebihan rezeki.
Selain menjadi ajang bantuan sosial, kegiatan ini juga berhasil mempererat hubungan kekeluargaan serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah kehidupan bermasyarakat di Desa Brani Wetan. ( Fabil )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar