Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA


Kamis, 12 Maret 2026

HKTI Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Petani Melalui Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Probolinggo, SNN.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan buka puasa bersama di Markas Tani Air Organik Farm Desa Sentong Kecamatan Krejengan, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, Ketua DPC HKTI Kabupaten Probolinggo Agus Salehuddin bersama jajaran pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kabupaten Probolinggo, perwakilan Bulog Probolinggo serta unsur Forkopimka Krejengan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan jajaran birokrasi maupun organisasi pertanian tidak boleh hanya bekerja secara rutinitas, tetapi harus mampu menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Probolinggo.

“Yang saya tunggu itu inovasi dan kinerjanya. Fokus kita adalah memajukan Kabupaten Probolinggo agar semakin hebat,” katanya.

Menurut Bupati Haris, sektor pertanian memiliki peran penting dalam pembangunan daerah sehingga membutuhkan ide-ide baru serta kolaborasi berbagai pihak untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Bupati Haris juga mengingatkan agar komoditas unggulan daerah seperti mangga dan anggur tetap dijaga keberadaannya. Kedua komoditas tersebut telah menjadi identitas Kabupaten Probolinggo yang dikenal oleh masyarakat luas.

“Jangan sampai ikon daerah kita seperti mangga dan anggur hilang ditelan zaman. Ini identitas Kabupaten Probolinggo yang selalu ditanyakan oleh orang luar daerah,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Haris juga memaparkan sejumlah tantangan yang tengah dihadapi pemerintah daerah, khususnya di sektor infrastruktur akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak akhir tahun lalu hingga awal Maret 2026.

"Bencana banjir dan cuaca ekstrem menyebabkan kerusakan pada 28 jembatan serta berdampak pada ratusan rumah warga di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo," jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus berupaya melakukan percepatan perbaikan infrastruktur dan penanganan dampak bencana agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Walaupun tantangannya berat, kami terus bekerja melakukan perbaikan secara cepat. Berbagai upaya yang dilakukan juga membuahkan hasil dengan diraihnya 37 penghargaan di berbagai level sebagai bentuk progres kinerja pemerintah daerah,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi petani serta berbagai pihak terkait dapat semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Probolinggo.(Fabil)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"