Blora, SNN.com - Tim Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Cepu membersihkan tumpahan solar di Jalan Ronggolawe, Pertigaan Ketapang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, pada Sabtu (14/03/2026) siang. Tumpahan bahan bakar tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan karena berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir.
Tim Damkar Cepu berangkat menuju lokasi pada pukul 13.40 WIB setelah menerima laporan dari warga. Dengan waktu kurang dari 30 menit, tim berhasil menyelesaikan pembersihan tumpahan solar di jalan tersebut.
Kasi Trantib Kecamatan Cepu, Listyo Winarno, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan petugas di lapangan, pihaknya tidak menerima informasi pasti terkait sumber tumpahan solar tersebut. "Menurut laporan anggota di lapangan tidak ada korban. Kalau tumpahan itu dari mana tidak dilaporkan, hanya menindaklanjuti laporan warga saja," ujar Listyo.
Pihak Pertamina EP Ceppen belum memberikan jawaban terkait kemungkinan adanya keterkaitan dengan aktivitas distribusi bahan bakar di wilayah tersebut. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat bertindak secara objektif dan menertibkan aktivitas pengangkutan solar ilegal di wilayah Cepu.
Kawasan sekitar Kota Cepu kerap dilalui kendaraan tangki pengangkut solar, termasuk kendaraan pengangkut solar ilegal. Kondisi ini menimbulkan kesan adanya pembiaran sehingga kendaraan pengangkut solar yang diduga ilegal masih bebas beroperasi. Warga meminta tindakan tegas untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas akibat tumpahan bahan bakar di jalan raya.
Reporter: Lukman


Tidak ada komentar:
Posting Komentar