Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA


Jumat, 20 Maret 2026

Polres Aru di Nilai Lamban Tangani Kasus Kekerasan Remaja, Orang Tua Korban Kecewa

Kepulauan Aru, SNN.com - Kontradiksi mewarnai kegiatan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang digelar Satgas Binmas Polres Kepulauan Aru di Kompleks Kampung Pisang (Kampis), Kelurahan Galaidubu, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kamis (19/03/2026). 

Di tengah upaya polisi memberikan penyuluhan bagi generasi muda, suara kekecewaan justru datang dari pihak keluarga korban kekerasan remaja atas nama ibu PaskaLina Kebubun.

Menurut ibu Lina sebagai pelapor, bahwa anaknya menjadi korban kekerasan dari anak-anak Laser kompleks besi tua, saat berada diatas sepeda motor, anaknya dipukul hingga terjatuh.

Dijelaskan, Peristiwa pemukulan yang menimpa anaknya pada hari Senin, 16 Maret 2026 kemarin, diduga merupakan keberlanjutan dari konflik yang sempat terjadi tahun lalu yaitu perkelahiam antara kelompok anak-anak Laser (kompleks besi tua) dan Kompleks Kampis, sehingga kembali memanas dan memakan korban. Berdasarkan keterangan orang tua korban ibu Lina, anaknya menjadi sasaran kekerasan saat sedang mengendarai sepeda motor. Tanpa alasan yang jelas, korban dipukul hingga terjatuh, bahkan diinjak-injak di atas oleh pelaku. Atas kejadian tersebut, ibu Lina sebagai orang tua korban telah membuat Laporan Polisi tanggal 16 maret 2026.

Meski laporan resmi telah dibawa ke pihak Polres Kepulauan Aru setelah kejadian, namun hingga memasuki hari keempat setelah laporan dibuat, keluarga korban mengaku belum mendapatkan informasi apapun terkait tindak lanjut penanganan Laporan perkara. 

"Anak saya tidak bersalah, dia dipukul dan diinjak di atas motor. Kami sudah lapor polisi, tapi sampai hari ini belum ada informasi soal penangkapan. Saya minta pelaku segera ditangkap dan diperiksa". Tegas orang tua korban.

Keluarga korban mendesak pihak kepolisian untuk segera mengambil tindakan tegas. Ketidakjelasan penanganan perkara dan belum diamankannya pelaku, dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, mengingat latar belakang konflik antar kompleks yang sudah berlangsung lama.
Orang tua korban berharap keadilan segera ditegakkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan di jalanan.
Menanggapi keluhan Ibu Lina sebagai orang tua korban, Kasat Binmas Polres Kepulauan Aru, Iptu Albertus H Laim, menegaskan bahwa setelah kegiatan selesai pihaknya akan bertemu dengan kasat Serse untuk menyampaikan persoalan di maksud agar segera ditindak lanjuti.

“Jadi terkait dengan keluhan ibu Lina sebagai keluarga Korban, nanti setelah kegiatan ini saya akan ketemu dengan pa Kasat Serse untuk sampaikan persoalan ini agar segera ditindak lanjuti”. Tegasnya. (Moses)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"