Probolinggo, SNN.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kraksaan menggelar apel siaga dilanjutkan razia gabungan bersama aparat TNI dan Polri menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Selasa (17/3/2026) malam mulai pukul 20.00 hingga 21.30 WIB.
Kegiatan tersebut melibatkan lima personel Polri dari Polsek Kraksaan dan tiga anggota TNI dari Koramil 0820/12 Kraksaan sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
Usai pelaksanaan apel, petugas gabungan langsung melakukan razia dengan menyasar blok kamar hunian warga binaan. Selain itu, dilakukan pula tes urine terhadap 10 warga binaan yang dipilih secara acak sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho menegaskan kegiatan ini merupakan komitmen jajaran dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman dan kondusif, khususnya menjelang Idul Fitri.
“Kami terus memperkuat pengawasan dan bersinergi dengan aparat penegak hukum guna memastikan situasi tetap terkendali serta bebas dari barang-barang terlarang,” ujarnya.
Sementara Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kraksaan M. Azis Yulianto mengungkapkan dalam razia tersebut petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian.
“Barang yang diamankan antara lain dua alat cukur, enam sendok logam, satu garpu logam, satu pinset, enam botol parfum kaca, satu korek ilegal, satu cermin, tiga paku serta satu uang koin,” jelasnya.
Ia menambahkan hasil tes urine terhadap 10 warga binaan menunjukkan hasil negatif, sehingga tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan serta menjaga stabilitas keamanan di Rutan Kraksaan, sehingga situasi menjelang Hari Raya Idul Fitri tetap aman, tertib dan kondusif," tambahnya.
Selain itu, razia gabungan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan rutan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang.(Fabil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar