Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA


Sabtu, 13 Juni 2026

Nama Dicatut untuk Penipuan Jual Beli Excavator, Sobur Rimbo Prawoto Kembali Ingatkan Masyarakat

Sobur Rimbo Prawoto. Tokoh masyarakat Kotawaringin Barat yang namanya diduga dicatut oleh oknum untuk melakukan penipuan melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp. (Foto: Istimewa)
Pangkalan Bun, SNN.com – Tokoh masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) Sobur Rimbo Prawoto kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap aksi penipuan yang mencatut nama dan identitas dirinya di media sosial maupun aplikasi WhatsApp.Jumat (12/6)26)

Peringatan tersebut disampaikan setelah kembali muncul korban yang diduga tertipu oleh oknum yang mengaku sebagai dirinya. Modus yang digunakan pelaku yakni menawarkan transaksi jual beli alat berat jenis excavator dan memperlihatkan bukti transfer yang diduga telah direkayasa untuk meyakinkan korban.

Dalam unggahannya, Sobur Rimbo Prawoto menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu percaya kepada akun Facebook maupun nomor WhatsApp lain yang mengatasnamakan dirinya selain akun dan nomor resmi yang selama ini digunakannya.

"Saya mengingatkan lagi, kalau ada yang mengatasnamakan saya baik di Facebook maupun WhatsApp selain Facebook ini dan nomor WhatsApp saya yang berakhiran 17845, itu bukan saya," tulisnya.

Menurut Sobur, beberapa hari lalu seorang warga asal Cirebon kembali menjadi korban penipuan oleh pelaku yang mengaku sebagai dirinya. Padahal, ia mengaku telah berulang kali menyampaikan peringatan melalui Facebook, grup media sosial, hingga status WhatsApp agar masyarakat lebih berhati-hati.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah dua kali mencoba melaporkan kasus pencatutan nama tersebut ke Polres Kotawaringin Barat. Namun, berdasarkan penjelasan yang diterimanya, laporan resmi harus diajukan oleh pihak yang menjadi korban langsung.

"Saya sudah dua kali mencoba melaporkan ke Polres Kotawaringin Barat, tetapi tidak bisa karena yang bisa melaporkan adalah korban yang sudah mengalami kerugian," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Sobur mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi langsung sebelum melakukan transaksi, terutama yang melibatkan nominal besar. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap bukti transfer, akun media sosial, maupun nomor telepon yang belum dapat dipastikan keasliannya.

Kasus pencatutan identitas untuk melakukan penipuan masih kerap terjadi dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Karena itu, kewaspadaan serta konfirmasi langsung kepada pihak terkait menjadi langkah penting untuk menghindari menjadi korban.

"Sekali lagi saya mengingatkan kepada saudara-saudaraku semua, jangan sampai ada yang tertipu lagi," pesannya.(Gusti)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"