Nganjuk, SNN.com - Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama unsur Forkopimda menghadiri kegiatan Doa Tahlil dan Tasyakuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nganjuk ke-1089 tahun 2026 yang digelar di Masjid Al-Mubarok, Desa Kacangan, Kecamatan Berbek, Kamis (9/4/2026) malam.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 undangan ini merupakan rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Nganjuk yang diisi dengan istighotsah, doa bersama, santunan kepada lansia, serta ziarah ke makam leluhur Kanjeng Jimat Sosro Koesoemo dan R. Singosari sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan nilai budaya daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, S.T., Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, S.Sos., Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Dr. Dino Kriesmiardi, S.H., M.H., Kasdim 0810/Nganjuk Mayor Cpl. Ali Imron mewakili Dandim 0810/Nganjuk, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk Nur Solekan.
Hadir juga di acara tersebut para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Nganjuk, serta unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para kepala desa se-Kecamatan Berbek.
Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A. dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-1089 ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para leluhur yang telah membuka dan membangun Kabupaten Nganjuk. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu bersyukur, menjaga kebersamaan, serta tidak melupakan sejarah sebagai bagian dari jati diri daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.
“Apa yang disampaikan Bapak Bupati sangat tepat, bahwa mengenang jasa para leluhur adalah bagian penting dalam menjaga identitas dan jati diri masyarakat. Polres Nganjuk mendukung sepenuhnya upaya pelestarian budaya ini sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah serta penguatan nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan seperti ini juga memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Rangkaian kegiatan berjalan dengan khidmat, mulai dari penyerahan bunga kepada camat untuk ziarah makam leluhur, pemberian santunan kepada 25 lansia, doa bersama yang dipimpin tokoh agama, hingga tasyakuran potong tumpeng dan ziarah makam.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah terus terjaga sebagai fondasi dalam membangun Kabupaten Nganjuk yang lebih maju dan berbudaya. (Wuri s )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar