LAMONGAN, SNN.com – Guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo bersama Kapolres Lamongan mendampingi Bupati Lamongan selaku Pimpinan Apel dalam Gelar Pasukan Pengamanan Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lamongan Tahun 2026.
Apel gelar pasukan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh ratusan personil gabungan dari berbagai unsur yang siap disiagakan di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Lamongan.
Demi menjamin keamanan jalannya acara, kekuatan pengamanan dikerahkan secara maksimal dengan rincian kekuatan sebagai berikut meliputi TNI Gabungan (Kodim 0812/Lamongan, Denpom, Garnisun, & Yon Zipur 5)1 Satuan Setingkat Kompi (SSK),Brimob Polda Jatim2 Satuan Setingkat Kompi (SSK)
Polres Lamongan2 Satuan Setingkat Kompi (SSK),Pengamanan Terate (Pamter)1 Satuan Setingkat Peleton (SST),Satpol PP Kabupaten Lamongan1 Satuan Setingkat Peleton (SST) serta Dinas Perhubungan (Dishub) 1 Satuan Setingkat Peleton (SST).
Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi MBA., mengatakan bahwa kegiatan pengesahan warga baru PSHT ini merupakan agenda tahunan yang besar.Sehingga,jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan sangat mengapresiasi komitmen bersama dari TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat yang siap sedia menjaga kondusivitas wilayah.
"Saya mengimbau kepada seluruh saudara-saudara kita warga baru PSHT yang akan disahkan untuk menjadikan momen ini sebagai ruang pembuktian bahwa PSHT adalah organisasi yang berakhlak, cinta damai, dan mampu menjadi pelopor ketertiban di Lamongan. Mari kita jaga bersama rumah kita, Kabupaten Lamongan, agar tetap aman, nyaman, dan harmonis. Keep kondusif, tunjukkan prestasi, dan hindari segala bentuk provokasi." Ujar Bupati.
Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo seusai apel mengatakan bahwa koordinasi antar lini dan sektor adalah kunci kesuksesan dalam kegiatan pengamanan ini.
"Sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta pam swakarsa dari internal PSHT (Pamter) menjadi kunci utama untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengesahan berjalan dengan aman, tertib, dan damai," tegas Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo seusai apel.
Senada,Kapolres Lamongan mengatakan bahwa Polres Lamongan bersama Kodim 0812/Lamongan dan unsur BKO seperti Brimob serta Yon Zipur telah memetakan dengan detail titik-titik kerawanan, mulai dari jalur keberangkatan, lokasi pengesahan di Sukodadi dan Tikung, hingga jalur kepulangan.
"Kami menerapkan skema pengamanan berlapis dan tegas.Tidak ada toleransi bagi siapapun yang mencoba mengganggu kesucian kegiatan ini atau mengganggu ketertiban umum, termasuk aksi konvoi liar atau knalpot brong. Kita gerakkan personil secara mobile dan stasioner. Kepada rekan-rekan pengamanan, laksanakan tugas dengan humanis namun tetap tegas. Kepada panitia dan Pamter, mari kita saling berkoordinasi erat di lapangan demi kelancaran acara." Pungkas Kapolres.
Seusai pelaksanaan apel, seluruh personil gabungan langsung bergerak cepat menuju ploting area yang telah ditentukan. Fokus pengamanan diarahkan ke sejumlah titik kerawanan serta jalur perlintasan guna mengantisipasi adanya gesekan maupun konvoi yang mengganggu ketertiban umum.
Beberapa titik prioritas yang dijaga ketat antara lain Padepokan SH Terate Kecamatan Sukodadi,Kecamatan Tikung serta beberapa titik rawan strategis lainnya di wilayah Lamongan.
Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, sementara para warga baru maupun senior PSHT diminta untuk ikut menjaga nama baik organisasi dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas serta instruksi dari aparat keamanan demi terciptanya Lamongan yang aman dan kondusif. (Pendim0812).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar