Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA

Selasa, 13 Oktober 2026

Agenda Ujian Pengisian Perangkat Desa Moronyamplung Berpotensi Kunci Jawaban Bocor

Lamongan, SNN.com - Tiga kekosongan posisi perangkat desa moronyamplung berpotensi ada kebocoran kunci jawaban ke salah satu peserta tiap posisi.

Hadi Mulyono, Team Pemikir Lembaga Investivigasi Negara Cabang Lamongan mengingatkan semua pihak agar membersikan tradisi yang membahayakan tujuan UU Desa ( Kemandirian ), faktor SDM perangkat kunci utama kemandirian Desa.

" Lihat budget APBdesa Moronyamplung untuk pelaksanaan pengisian kekosongan 3 posisi perangkat desa moronyamplung, realistis tidak mengcaver belanja kegiatan", kata Hadi Mulyono, ke SNN.com, Selasa, 13 Oktober 2026.

Pemikir dan sekaligus pemegang mandat pembentukan struktural LIN Lamongan, Hadi Mulyono, membeberkan variabel - variabel lainnya adanya potensi kebocoran di pelaksanaan ujian Perangkat desa moronyamplung, Kecamatan Kembangbahu.

" Sterilisasi peserta, peralatan, dan ruangan ujian  saat hari H pelaksanaan ujian tidak dirumuskan sampai detik ini oleh panitia", jelas Hadi.

Beberapa hari ini saya mencoba menguji keterbukaan kepala desa, pihak pemerintahan kecamatan terkait pelaksanaan pengisian kekosongan perangkat di desa Moronyamplung, Kadesnya memilih bungkam diri, pihak kecamatan juga tidak merespon secara gamblang, "beber Hadi.

Coba nanti kita lihat saja, tidak usah kita memaksakan diri intervensi ke Pemerintahan desa moronyamplung secara konfrontatif, amati saja  apakah ada peserta ujian dari masing - masing pos jabatan yang kosong di desa Moronyamplung, nilai ujiannya sensasional. 

Bila ada peserta yang lolos ujian nilainya sensasional, kita tantang peserta itu, untuk melakukan pengisian ulang jawaban di tempat terbuka, di awasi team dari kami ( LIN Lamongan), nanti konstan tidak hasil IQ peserta ini, Tantang Hadi kepada penyelenggara kegiatan di desa Moronyamplung.

Daftar pertanyaannya sama seperti yang sudah di kerjakan, dari panitia. Tapi kami yang mengawasi peserta tersebut.

'Ngak usah takut baik peserta yang dapat nilai sensasional maupun penyelenggara pengisian kekosongan meladeni tantangan kami, justru legitimasi kepercayaan publik akan berbalik haluan, dimana selama ini, mana ada publik percaya kalau pengisian perangkat tidak pakai mahar", pungkasnya.

Pewarta : Galeh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"