Pangkalan Bun, SNN.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dengan berbagai unsur masyarakat, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bhinneka Tunggal Ika Badan Kesbangpol Kobar tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan untuk menyampaikan berbagai pandangan, saran, serta aspirasi terkait pelaksanaan tugas dan program Kesbangpol.
Forum tersebut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kobar Sigit Imam Mulia, S.IP., M.AP., perwakilan Bagian Organisasi, unsur partai politik, mahasiswa, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), pejabat Eselon III Kesbangpol Kobar, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas).
Keterlibatan berbagai elemen tersebut dinilai penting untuk memastikan program dan pelayanan Kesbangpol dapat berjalan secara efektif serta mampu merespons kebutuhan dan dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam forum, peserta diberikan kesempatan menyampaikan masukan maupun persoalan yang menjadi perhatian masyarakat. Diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif dengan mengedepankan semangat kebersamaan serta kepentingan pembangunan daerah.
Masukan dari mahasiswa, partai politik, FKUB, maupun organisasi kemasyarakatan selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi bagi Kesbangpol dalam meningkatkan kualitas program dan pelayanan kepada masyarakat.
Forum Konsultasi Publik juga menjadi salah satu bentuk penerapan tata kelola pemerintahan yang partisipatif.
Pemerintah tidak hanya menyampaikan kebijakan, tetapi juga memberikan ruang kepada masyarakat dan pemangku kepentingan untuk ikut memberikan kontribusi terhadap penyempurnaan kebijakan daerah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas politik, keamanan, ketenteraman, kerukunan, serta kehidupan demokrasi di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kesbangpol Kobar berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat guna menciptakan kondisi daerah yang aman, kondusif, harmonis, dan demokratis.(Gusti/Amat.J).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar