Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA


Kamis, 27 Agustus 2026

Pangdam XXII/TB dan Gubernur Kalteng Tinjau Posko Karhutla di Kobar

Pangkalan Bun SNN.com – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.Ikom., meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (26/8/2026).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi penanganan Karhutla sekaligus memastikan kesiapan personel dan sinergi antarinstansi dalam mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Pangdam XXII/TB bersama rombongan tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun menggunakan pesawat ID 6204 dari Cengkareng. Kedatangan rombongan disambut jajaran TNI, Polri, Pemkab Kobar serta unsur Forkopimda.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Asops Kasdam XXII/TB Kolonel Inf Danang Prasetyo Wibowo, M.I.Pol. Sementara penyambutan dilakukan di antaranya oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si., Dandim 1014/Pbn Letkol Inf Makin, S.Sos., M.I.P., Kapolres Kobar AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H., M.M., Danlanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widianto, M.Han., Danlanal Kumai Mayor Laut (P) Wahyu Setyadi, S.S.T.Han., serta pejabat terkait lainnya.

Dari Bandara Iskandar, rombongan langsung menuju Posko Induk Karhutla BPBD Kobar di Jalan Cilik Riwut II, Kecamatan Madurejo. Pangdam menerima paparan mengenai situasi dan perkembangan Karhutla di wilayah Kobar selama 2026.
Selanjutnya, Pangdam bersama rombongan menuju Posko Lapangan Karhutla BPBD Kobar di kawasan Gang Ir. Wisman, Sei Tatas, Kelurahan Baru. Di lokasi ini, Pangdam melihat langsung aktivitas personel dalam melakukan penanganan titik api.

Pangdam menekankan pentingnya kecepatan bertindak dan koordinasi seluruh unsur dalam menghadapi Karhutla. Menurutnya, pencegahan api agar tidak meluas menjadi prioritas utama, terutama untuk melindungi masyarakat dan lingkungan.

“Karhutla harus ditangani secara cepat dan terpadu. Yang paling utama adalah bagaimana kita mencegah api meluas, melindungi masyarakat dan lingkungan,” tegasnya.

Selain pemadaman, Pangdam juga mengingatkan pentingnya langkah pencegahan serta peningkatan kesadaran masyarakat. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, instansi terkait dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menekan kejadian Karhutla.

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat dalam menghadapi ancaman Karhutla di Kalteng, khususnya Kabupaten Kobar.

Dengan kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh pihak, penanganan Karhutla diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sehingga dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan. (Gusti/Amat.J)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"