LAMONGAN, SNN.com – Dalam upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan dan meningkatkan rasa cinta tanah air, Pj Danramil 0812/26 Pucuk Peltu Dul Holil hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan Sosialisasi Kenakalan Remaja, Bahaya Narkoba, dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Kegiatan ini berlangsung khidmat di Balai Desa Pendenganploso, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Muspika Pucuk, perangkat desa, serta puluhan perwakilan siswa-siswi dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Pucuk yang tampak antusias mengikuti jalannya materi.
Dalam paparannya, Pj Danramil 0812/26 Pucuk Peltu Dul Holil menekankan bahwa usia remaja merupakan fase krusial yang rentan terhadap pengaruh buruk, terutama penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang.
"Remaja adalah aset bangsa. Kita tidak ingin masa depan mereka hancur hanya karena rasa penasaran sesaat terhadap narkoba atau terjebak dalam lingkaran kenakalan remaja yang merugikan diri sendiri dan orang lain," tegas beliau di hadapan para siswa.
Selain bahaya narkoba, materi Wawasan Kebangsaan menjadi poin penting yang disampaikan. Peltu Dul Holil mengajak para siswa untuk kembali memahami nilai-nilai Pancasila dan semangat gotong royong demi menjaga keutuhan NKRI di era digital.
"Wawasan kebangsaan bukan sekadar teori, tapi harus diwujudkan dalam etika sehari-hari, disiplin sekolah, dan sikap saling menghormati," tambahnya.
Kehadiran Muspika Pucuk dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan dalam menjaga kondusivitas wilayah serta melakukan pembinaan mental bagi generasi penerus. Diharapkan melalui sosialisasi ini, para siswa dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka.(Pendim0812).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar