Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA


Senin, 08 September 2025

Kodim 1014/Pbn Bersama Petani Berambai Makmur Rehabilitasi Saluran Irigasi Sepanjang 3.260 Meter

Pangkalan Bun, SNN.com — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan produktivitas pertanian, Kodim 1014/Pbn bersama kelompok tani dan Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat melaksanakan kegiatan Upsus Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun Anggaran 2025 di Desa Berambai Makmur, Kecamatan Pangkalan Banteng, Senin (8/9/2025).

Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1014/Pbn, Letkol Inf Makin, S.Sos., M.I.P., yang menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani dalam memperkuat sektor pertanian.

"Kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Saya minta semua pihak bekerja maksimal, karena manfaat dari proyek ini akan kembali ke masyarakat,” ujar Letkol Makin dalam arahannya.

Target Rehabilitasi: 3.260 Meter, 43 Hektare Lahan

Rehabilitasi saluran irigasi tersier ini menyasar lahan milik tiga kelompok tani, yaitu:

Poktan Harapan Makmur, Poktan Tani Makmur, Poktan Sumber Rejeki

Total saluran yang diperbaiki mencapai 3.260 meter, mencakup area pertanian seluas lebih dari 43 hektare. Infrastruktur irigasi yang baik diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dan mengurangi risiko gagal tanam akibat kekeringan atau pengairan yang tidak optimal.
Kepala Desa Berambai Makmur, Warjoko, mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak, terutama peran aktif TNI dalam mendampingi dan memotivasi para petani.

"Kami sangat mengapresiasi keterlibatan TNI dan seluruh stakeholder. Ini mendorong petani kami untuk lebih maju. Semoga pelaksanaan berjalan lancar dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh : Kasdim 1014/Pbn Mayor Inf Sumarna, Plh. Pasiter Kapten Czi Yunus, Perwakilan Dinas Pertanian Kobar, Babinsa dari berbagai Koramil, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Menurut Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kobar, Ibu Noreti, kegiatan ini merupakan lanjutan dari program nasional rehabilitasi saluran tersier yang telah dimulai sejak 2024. Tahun ini, Kabupaten Kotawaringin Barat kembali dipercaya untuk melanjutkan implementasi program tersebut.

"Kami bersyukur progres kali ini cukup cepat. Ini menunjukkan kolaborasi antara TNI dan masyarakat berjalan dengan sangat baik,” ungkapnya.(Amat.J)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"