Lamongan, SNN.com – Senyum lega mulai terlihat di wajah Bu Sutriyah dan Bu Warni. Rumah mereka yang selama ini hanya beralaskan tanah dan berdinding papan lapuk, kini perlahan berubah wujud. Kamis (21/05/2026), progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, Rutilahu, di wilayah Kecamatan Sarirejo sudah mencapai 30 persen dan terus berjalan sesuai jadwal.
Kepastian itu didapat setelah Kepala Staf Kodim 0812/Lamongan Mayor Cpm Marsidianto bersama anggota Staf Teritorial turun langsung ke lapangan. Mereka menyambangi dua titik pengerjaan, yaitu rumah Bu Sutriyah di Desa Sarirejo dan rumah Bu Warni di Desa Simbatan.
Dengan berjalan kaki menyusuri gang desa, rombongan Kasdim mengecek setiap tahapan pembangunan. Mulai dari fondasi, pemasangan dinding, hingga struktur atap. Tukang dan warga yang gotong royong menyambut dengan ramah.
“Alhamdulillah, progres sudah 30 persen. Pekerjaan masih on schedule, tidak ada kendala berarti di lapangan. Yang penting material cukup dan semangat gotong royong warga tetap terjaga,” ujar Mayor Cpm Marsidianto sambil mencatat hasil pengecekan.
Ia menekankan, Rutilahu bukan sekadar proyek fisik. “Ini tentang mengembalikan martabat warga agar punya rumah yang layak. Makanya kami turun langsung, biar tahu kondisi nyata di lapangan dan bisa cepat bantu kalau ada hambatan,” tegasnya.
Di rumah Bu Sutriyah, suasana haru terasa saat Kasdim menyapa langsung pemilik rumah. Perempuan paruh baya itu tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Dulu kalau hujan, air masuk ke dalam rumah. Sekarang sudah kelihatan kokoh. Maturnuwun Pak Tentara,” katanya sambil mengusap mata.
Hal serupa dirasakan Bu Warni di Desa Simbatan. Meski rumahnya masih berupa kerangka, ia sudah membayangkan akan tidur nyenyak tanpa takut atap bocor.
Mayor Cpm Marsidianto memastikan pendampingan Babinsa akan terus berjalan hingga rumah selesai dan bisa ditempati. “Target kami bukan hanya selesai tepat waktu, tapi juga berkualitas. Biar ibu-ibu ini bisa tinggal dengan tenang bertahun-tahun ke depan,” pungkasnya.
Dari Desa Sarirejo dan Simbatan, Kodim 0812/Lamongan kembali membuktikan bahwa program Rutilahu adalah kerja nyata. Satu bata yang dipasang, satu harapan yang dibangun.(Pendim0812)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar