Pangkalan Bun, SNN.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1014/Pangkalan Bun resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Lapangan Kantor Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kamis (21/05/2026).
Upacara penutupan dipimpin Danrem 102/Panju Panjung, Brigjen TNI Wimoko, yang membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD.
Dalam amanat tersebut, Kasad menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, prajurit TNI, mitra kerja, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan pelaksanaan TMMD Ke-128 Tahun Anggaran 2026.
“Keberhasilan program ini merupakan buah dari kemanunggalan dan sinergi tanpa batas dalam mewujudkan kehadiran negara untuk rakyat,” ujar Danrem saat membacakan amanat Kasad.
Pelaksanaan TMMD Ke-128 yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 disebut berhasil menuntaskan berbagai sasaran fisik maupun nonfisik yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Program tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, penyediaan air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), peningkatan sanitasi, penguatan ketahanan pangan, kegiatan penghijauan, hingga penyuluhan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam kesempatan itu, Danrem menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan nasional, terutama di wilayah pedesaan dan daerah yang membutuhkan percepatan pembangunan.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kebersamaan yang telah terbangun selama kegiatan berlangsung.
“Semangat gotong royong dan sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD harus terus dipelihara sebagai modal utama pembangunan yang mandiri dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Upacara penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kotawaringin Barat, pejabat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1014/Pbn.(Gusti)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar