Probolinggo, SNN.com - Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) Nuswantoro menegaskan komitmennya dalam mengawal potensi ekonomi perdesaan. Melalui pelatihan kepemimpinan dan manajemen yang dihadiri oleh 29 DPD se-Jawa Timur di Aula Rumah Makan Masada, Pajarakan, Sabtu (24/01/2026),
Ketua Umum Gema Desa Nuswantoro, Subari Pratondo, SE, menyoroti ketimpangan kemajuan antara UMKM kota dan desa yang utamanya dipicu oleh akses permodalan. Menurutnya, banyak pelaku usaha desa yang terjebak utang rentenir karena sulitnya mendapatkan bantuan modal usaha.
Dalam kesempatan tersebut, Subari menjelaskan bahwa Gema Desa Nuswantoro siap menjadi "tangan panjang" pemerintah dalam menyukseskan program-program strategis, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam rantai pasok program tersebut.
"Masyarakat yang punya telur, sayur, dan produk lokal harus bisa berkontribusi langsung ke program MBG. Kami ingin memastikan desa tidak hanya menjadi penonton, tapi menjadi motor penggerak ekonomi melalui koperasi," tambahnya.
Selain advokasi modal, Gema Desa Nuswantoro juga fokus pada peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan digitalisasi dan penggunaan teknologi informasi. Langkah ini diambil agar tokoh masyarakat desa mulai dari pemuda hingga pensiunan mampu menjawab tantangan zaman dan menginspirasi warga lainnya.
"Harapan kami ada regulasi atau undang-undang yang mampu memayungi kegiatan masyarakat kecil ini secara komprehensif. Kami siap menjembatani UMKM desa dengan pemerintah pusat maupun daerah agar kebijakan benar-benar menyentuh akar rumput," tegasnya.
Dukungan Lintas Sektoral
Acara yang berlangsung tertib ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi organisasi, di antaranya, Ahmad Mustofa, MM (Sekjen Pusat), Budi Santoso, SH (Ketua DPD Jatim), Sariwan, MM.Pd (Sekjen Jatim), Serta seluruh perwakilan DPD se-Jawa Timur, Kepala Desa Karanggeger Bawon Santoso, serta jajaran Koramil dan Polsek Pajarakan.
Dengan adanya pelatihan ini, Gema Desa Nuswantoro optimistis setiap DPD mampu melahirkan satu produk unggulan .(Fabil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar