LAMONGAN, SNN.com – Upaya penanganan dampak banjir akibat luapan air Bengawan Jero terus dilakukan secara intensif oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan. Pada hari ini, Selasa (20/1), jajaran TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten Lamongan bersinergi menyalurkan bantuan logistik dan sembako bagi warga terdampak di wilayah Kecamatan Turi.
Penyaluran bantuan dipusatkan di Posko Bencana Kecamatan Turi dan dihadiri langsung oleh Sekda Kabupaten Lamongan, Dr. Moh Nalikan, M.M., bersama Kalaksa BPBD Kabupaten Lamongan, Bapak Naim. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Logistik tiba di Pendopo Kecamatan Turi pada pukul 14.00 WIB dan langsung didistribusikan kepada para Kepala Desa dari 12 desa terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pangan dan perlengkapan harian, antara lain:
Beras: 3,6 Ton
Paket Makanan: 60 Kotak (Perlengkapan makanan & tambahan gizi)
Perlengkapan Kebersihan & Higienis: 62 Kotak
Kebutuhan Sandang: 66 Kotak (Sandangan wanita) dan 24 Box Selimut.
Data Wilayah Terdampak
Bantuan tersebut dialokasikan untuk 12 desa yang saat ini mengalami dampak luapan Bengawan Jero, yakni:
Desa Kemlagigede, Kemlagilor, Pomahanjanggan, Bambang, Putatkumpul, Kepudibener, Karang Wedoro, Gedongboyountung, Turi, Tambakploso, Ngujungrejo, dan Balun.
Berdasarkan data terkini, luapan air telah merendam sedikitnya 785 rumah yang dihuni oleh 2.822 jiwa (851 KK). Selain pemukiman, banjir juga menggenangi 1.283 hektar lahan sawah dan 19 unit lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Turi.
Camat Turi, Bapak Rachmat Hidayat, S.H., M.M., bersama Kapolsek Turi AKP Aris Sugianto dan Danramil 0812/03 Turi Kapten Inf Tri Prasetyohadi, memastikan bahwa seluruh bantuan akan dikawal ketat hingga sampai ke tangan warga yang membutuhkan.
"Kami bersama TNI-Polri dan tim siaga bencana akan terus memantau perkembangan debit air dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Personel di lapangan juga dikerahkan untuk membantu evakuasi maupun distribusi logistik ke titik-titik yang sulit dijangkau," ujar pihak Muspika Turi di sela kegiatan.
Kegiatan penyaluran berjalan dengan aman dan tertib. Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinsos dan BPBD berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah darurat hingga kondisi air Bengawan Jero kembali normal. (Pendim0812)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar