Kepulauan Aru, SNN.com - Perlu saya tekankan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada saudara-saudari,harus di lihat dari prespektif tugas dan tanggungjawab serta pengabdian yang harus dilaksanakan dengan mengutamakan Integritas, etika dan moral yang santun. Penegasan ini disampaikan Bupati Aru, Timotus Kaidel dalam sambutannya pada pelantikan dan pengambilan Sumpah dan janji 87 pejabat Eselon III dan IV dalam jabatan administrator dan Pengawas di lingkup Pemda Kabupaten Kepulauan Aru, rabu 14/01/26.
Acara pelantikan bertempat di lantai II kantor BPKAD Kepulauan Aru, dan turut hadir, wakil Bupati Aru, Drs. Moh Djumpa, M.Si. Sekda Aru, Jacob. Ubyaan, S.Sos. Pimpinan OPD dan Tokoh Agama.
Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa Pengembangan karier Pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan Pegawai yang Bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan penyelenggaraan tugas pemerintahan, percepatan pembangunan dan pelayanan umum. Kaidel menegaskan, kepercayaan yang diberikan harus dilihat dari Tugas dan tanggungjawab serta pengabdian dengan mengutamakan Integritas, Etika dan Moral yang santun.
“Perlu saya tekankan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada saudara-saudari,harus di lihat dari prespektif tugas dan tanggungjawab serta pengabdian yang harus dilaksanakan dengan etika dan moral yang santun. Apabila tidak mampu melaksanakannya dengan baik, maka suka atau tidak suka, kita akan mengevaluasi serta merekrut kembali Pejabat baru, dan memberikan kesempatan kepada ASN yang lain untuk menggantikan posis saudara, dalam kerangka pembinaan pola karier bagi PNS yang memenuhi syarat”. Tegasnya.
Para Meter Utama yang di gunakan, lanjutnya, dalam menentukan Jabatan Seleksi terbuka, meliputi perkembangan kapasitas, Kompetensi, Integritas, Loyalitas, Moralitas, Mutasi jabatan, Pendidikan dan pelatihan, profilling, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab Pemerintah.
Point pertimbangan tersebut, ucapnya, akan dievaluasi terus –menerus dan kapan saja bagi setiap ASN yang menduduki jabatan Administrator dan Pengawas, apakah yang bersangkutan memegang teguh komitmen Pengabdiannya atau sebaliknya.
Bupati Kaidel, dalam sambutannya menegaskan beberapa hal penting dalam kegiatan pelantikan, diantaranya adalah;
Pertama: Baca dan cermati sungguh–sungguh penjelasan dan uraian tugas masing-masing Bidang. Bangun komunikasi dengan semua pihak yang mempunyai keterkaitan kerja. Ciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan komunikatif antara atasan dengan bawahan, ataupun antar sesama rekan kerja.
Kedua: koordinasi adalah kunci keberhasilan dalam membangun suatu relasi yang nantinya akan mempermudah kinerja saudara/saudari. Lemahnya koordinasi antar bidang tugas entah itu dalam skala kecil ataupun antar OPD sering diibaratkan sebuah penyakit kronis yang menjangkiti hampir seluruh jajaran birokrasi. Prinsip ego sektoral terkadang menjadi momok yang cenderung mematikan inovasi dan kreatifitas kerja. Saya menghimbau saudara-saudara semua agar kondisi seperti ini tidak boleh terjadi lagi dalam birokrasi kita.
Ketiga: Loyal dan respek terhadap tugas dan tanggungjawab saudara-saudari. Tunjukkan profesionalitas ASN Kabupaten Kepulauan Aru yang berdedikasi tinggi dan berkualitas, terutama pada era Efisiensi Anggaran dan Efektivitas Kinerja.
Mengakhiri sambutan, Bupati Timo, mengingatkan para pejabat yang dilantik, bahwa jabatan dan kepercayaan yang diberikan harus dibarengi dengan kerja keras dan pengabdian yang tulus. “Ingatlah bahwa jabatan dan kepercayaan yang telah diamanatkan kepada saudara-saudari, harus dibarengi dengan kerja keras dan pengabdian yang tulus demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Aru, Jar Garia –Sarkuarisa tercinta”. Ucapnya. (Moses)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar