Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA

Selasa, 13 Januari 2026

Minggu Depan Pemda Aru Terapkan Work From Anywhere

Kepulauan Aru, SNN.com - Dengan adanya efisiensi anggaran, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, siap berlakukan WFA (Work From Anywhere), adalah sebuah model kerja fleksibel yang memungkinkan pegawai bekerja dari lokasi manapun selain kantor pusat, seperti di rumah atau di tempat lain, yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan keseimbangan hidup-kerja dengan mengandalkan koneksi internet dan komunikasi. Hal ini disampaikan Bupati Aru, Timotius Kaidel saat dikonfirmasi di depan aula Polres Kepulauan Aru, senin 12/01/26. 

Menurut Bupati, penerapan model WFA ini bertujuan untuk mengurangi biaya operasional kantor itu sendiri. 

“Jadi dengan adanya efisiensi anggaran, kita Pemerintah Daerah berlakukan WFA (Work From Anywhere), artinya Pegawai itu bisa kerja dari mana saja bisa dari rumah atau ditempat lain yang dijadikan sebagai tempat untuk meningkatkan produktifitas kerja. Hal ini dilakukan untuk mengurangi biaya operasional dari kantor itu sendiri. Jadi minggu depan ini, kita mulai terapkan untuk kerja 2 hari di rumah dan 3 hari di kantor. Kerja 2 hari dirumah itu kita akan acak, apakah di hari awal atau ditengah-tengah, atau di hari awal dan hari terakhir”. Jelasnya. 

Menurut Bupati, dasar hukum penerapan sistim Work From Anywhere diatur melalui surat edaran Menteri PANRB dan Menteri Ketenagakerjaan SE No. M/10/HK.04/XII/2025).

Selain masalah efisiensi anggaran, menurut Bupati, Pemda Kabupaten Kepulauan Aru, mengalami kelebihan pegawai negeri ditambah dengan PPPK berdasarkan hitungan BKN. 

“Sesuai hitungan BKN, kita Kabupaten Kepulauan Aru, kelebihan pegawai 2.100 lebih. Kemudian dengan adanya evisiensi, anggaran dan ruangan kerja di kantor-kantor tidak memenuhi. Dari pada pegawai masuk kantor, tetapi tidak ada tempat dan ruang kerja, lebih baik kerja dari rumah dan ini mendorong PNS untuk berinovasi, bisa membantu dari lingkungan masing-masing sesuai tufoksi yang ada di Dinas Badan yang bersangkutan. Misalnya di Dinas PUPR pegawainya bisa kerja di lapangan kalau ada pembangunan baru yang dilaksanakan di lingungan masyarakat, dia bisa membantu untuk mengarahkan. Pegawai Dinas Lingkungan Hidup bisa menata lingkungan menjadi indah dan bersih. Dan juga Dinas Pertanian pegawainya bisa membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian”. Jelas Bupati Kaidel. (Moses)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"