LAMONGAN, SNN.com – Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0812/11 Kedungpring, Serda Nurhadi, menunjukkan aksi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bersama puluhan warga Dusun Banyuurip, Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring, mereka melaksanakan kerja bakti (karyabakti) perbaikan tanggul Sungai Prijetan yang jebol kemaren, guna mencegah luapan air ke lahan pertanian dan pemukiman warga.
Tanggul sungai yang berada di bawah wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo tersebut mengalami kerusakan akibat debit air yang meningkat drastis setelah hujan deras mengguyur wilayah Kedungpring dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran warga akan potensi banjir bandang.
Dalam aksi gotong royong tersebut, Serda Nurhadi memimpin koordinasi di lapangan. Dengan alat seadanya, TNI dan warga bahu-membahu mengisi karung dengan tanah dan pasir (sandbags) serta bambu untuk penompang dan untuk menutup titik jebol serta memperkuat dinding tanggul yang mulai terkikis.
"Kesigapan ini adalah bagian dari tugas kami untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Kami bersama warga berupaya semaksimal mungkin melakukan penanganan darurat agar dampaknya tidak meluas ke area persawahan yang sedang dalam masa tanam," ujar Serda Nurhadi di sela-sela kegiatan.
Dalam hal ini Kepala Desa Gunungrejo menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran TNI utamanya Babinsa yang memotivasi semangat gotong royong warga. Ia menyebut bahwa tanpa penanganan cepat, kerugian materiil akibat rusaknya lahan pertanian bisa mencapai angka yang signifikan.
Dalam hal ini Pihak Koramil akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait (BBWS) untuk penguatan tanggul secara permanen di masa mendatang.
Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta berhasil meminimalisir risiko luapan air sungai ke pemukiman penduduk. (Pendim0812)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar