Pangkalan Bun, SNN.com – Program inseminasi buatan (IB) yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali membuahkan hasil menggembirakan. Seekor pedet jantan hasil persilangan sapi unggul Belgian Blue lahir dengan selamat di Desa Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng.
Kelahiran pedet tersebut menjadi bukti keberhasilan penerapan teknologi reproduksi dalam upaya meningkatkan kualitas genetik dan produktivitas ternak sapi di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kobar, Muhammad Samsudin, mengapresiasi dedikasi petugas reproduksi ternak yang terus mendampingi peternak, mulai dari pelaksanaan inseminasi buatan, pemantauan kebuntingan, hingga proses kelahiran.
"Keberhasilan kelahiran pedet Belgian Blue ini menunjukkan bahwa teknologi reproduksi mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas ternak di Kabupaten Kotawaringin Barat. Kami mengapresiasi kerja keras petugas yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada para peternak," ujarnya,Senin (29/6/26).
Samsudin juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan pedet secara optimal agar potensi genetik unggul yang dimiliki dapat berkembang maksimal.
"Kami berharap pedet dirawat dengan baik melalui pemberian pakan yang cukup, menjaga kesehatannya, serta menerapkan manajemen pemeliharaan yang baik sehingga dapat tumbuh menjadi ternak unggul," tambahnya.
Petugas reproduksi ternak, Suryadi, menjelaskan bahwa pedet tersebut merupakan hasil inseminasi buatan yang dilakukan pada 11 September 2025 menggunakan straw Belgian Blue produksi BBIB Singosari dengan kode pejantan Buld Satria. Pedet jantan itu lahir dari induk sapi Limousin yang telah memasuki masa kelahiran kedua.
"Alhamdulillah, pedet lahir dalam kondisi sehat. Ini merupakan hasil inseminasi buatan yang kami lakukan pada September tahun lalu menggunakan bibit Belgian Blue dari BBIB Singosari," jelas Suryadi.
Sementara itu, pemilik ternak, Supri, mengaku bersyukur atas kelahiran pedet Belgian Blue tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha peternakan sekaligus meningkatkan kualitas ternak yang dimilikinya.
"Saya sangat senang dan bersyukur mendapatkan pedet unggul Belgian Blue. Terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat dan petugas reproduksi ternak yang telah mendampingi kami. Saya berharap pemerintah daerah terus menyediakan bibit sapi eksotik agar semakin banyak peternak yang dapat meningkatkan kualitas ternaknya," ungkapnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi peternak lain di Kotawaringin Barat untuk memanfaatkan program inseminasi buatan sebagai salah satu strategi meningkatkan mutu genetik, produktivitas, dan nilai ekonomi ternak sapi, sehingga mampu mendukung pengembangan sektor peternakan di daerah.(Gust)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar