Kutai Timur, SNN.com - Polda Kaltim dan Polres Kutai Timur memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengemukakan, terdapat 60 masyarakat yang menerima bantuan tersebut. Bantuan diberikan kepada anak disablitas, anak duafa, dan janda di Kecamatan Sangatta Utara serta Kecamatan Sangatta Selatan.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Dengan komitmen Polri untuk masyarakat, bantuan diberikan sebagai tali asih,” ungkap Kapolres, Minggu (13/7/25).
Ia mengemukakan, bantuan sembako yang diberikan terdiri paket sembako berisi susu kaleng, teh, kopi, tepung terigu, beras, minyak goreng, sirup, sarden, dan cemilan. Kapolres berharap, bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban bagi masyarakat yang menerimanya.
Pemberian bantuan ini bersamaan dengan diselenggarakannya kunjungan sinergitas tiga pilar terlihat dalam kunjungan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud, dan Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro dalam kunjungan kerja ke Kutai Timur dan secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergitas Forkopimda di kota tersebut.
Kapolda menerangkan, situasi Kamtibmas di Wilayah Kutai Timur sampai saat ini dalam keadaan aman dan konfusif. Hal itu tentunya ini berkat dukungan kerja sama TNI-Polri, Instansi terkait maupun masyarakat di wilayah Kab. Kutai Timur.
Menurut Kapolda, wilayah Kab. Kutai Timur sendiri sangat banyak memiliki potensi. Oleh karenanya, TNI-Polri, beserta Instansi terkait diharapkan agar bersama-sama menjaga sumber daya alam tersebut sebagai bentuk kerja sama yang nyata di lapangan.
“Kami berharap kepada TNI-Polri, beserta Instansi terkait agar melaksanakan Program Asta Cita Bapak Presiden yang tentunya program ini perlu dukungan juga dari masyarakat,” jelas Kapolda, Minggu (13/7/25).
Terkait dengan tingkat kriminalitas sendiri, ujar Kapolda, komitmen pemberantasan narkoba akan terus dipegang kokoh. Sinergitas tiga pilar ini pun akan semakin memperkuat pencegahan peredaran gelap narkoba yang merusak generasi penerus bangsa.
“Semoga dengan kegiatan Sinergitas 3 Pilar ini dapat memepererat tali silaturahmi dalam kita dalam mewujudkan Wilayah Provinisi Kaltim yang aman, kondusif dan bebas dari narkoba,” ungkap Kapolda.
Sementara itu, Pangdam Mulawarman menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda karena sinergitas yang baik selama ini. Karena hal itu sangat penting bagi mewujudkan kondusifitas di Kutai Timur.
“Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI, Polri dan Instansi terkait yang mana Situasi Kamtibmas saat ini berjalan dengan aman dan kondusif, tentunya ini adalah hasil bentuk kerja sama yang baik dalam mewujudkan situasi yang aman,” ungkap Pangdam.
Di sisi lain, Gubernur Kalimantan Timur mengatakan, Pemerintah Provinsi menargetkan minimal tiga kabupaten/kota untuk melaksanakan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, ada juga program swasembada pangan dengan target panen raya pada bulan Desember 2025.
“Program ini mencakup keterlibatan TNI AD dalam swasembada pangan jenis padi, TNI AL dalam swasembada pangan jenis kedelai, TNI AU dalam swasembada pangan jenis gabah, serta Polri dalam swasembada pangan jenis jagung,” ujarnya. ( Arya Rusdi )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar