Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA



Kamis, 29 September 2022

Maintenance Eksistensi Kuliner, Lamongan Gelar Literasi Kuliner


Lamongan, SNN.com - Menjadi daerah yang kaya akan potensi kulinernya, Lamongan terus berupaya menjaga eksistensi potensi yang dimiliki. Upaya yang dilakukan Lamongan ialah dengan menggelar rangkaian festival kuliner asli dari daerahnya. Setelah sukses menggelar festival soto, festival pindang, festival rajungan, kini Lamongan kembali menggelar festival kuliner Lamongan, Rabu (28/9) di halaman Pendopo Lokatantra Lamongan.

Rangkaian festival kuliner yang diselenggarakan merupakan bentuk dari program menggencarkan literasi agar mampu mencapai peningkatan indeks literasi masyarakat dari angka 70,90% pada tahun 2021 untuk menuju kesejahteraan di Lamongan. Festival yang menyediakan 1.000 porsi makanan khas Lamongan serta jajanan khas Lamongan ini bagian dari literasi budaya. Pasalnya kuliner merupakan komponen dari budaya di Lamongan. 

"Ini bentuk meningkatkan literasi di bidang budaya, karena kuliner itu bagian dari budaya di Lamongan. Sebagai daerah yang kaya akan potensi kuliner, kita akan terus menggelar festival kuliner untuk menjaga eksistensi potensi kita dan memperkenalkan kepada generasi muda bahwa kuliner itu punya dampak besar nantinya," tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka Festival yang dimulai pukul 13.00 WIB.

Menghadirkan 20 stand, literasi kuliner diyakini dapat mengungkit potensi kuliner di Lamongan. Karena pada kegiatan ini menghadirkan pelaku UMKM di bidang makanan, khususnya makanan khas Lamongan.

"Tidak hanya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamongan, acara ini juga berdasarkan kontribusi dari OPD di Lamongan serta Kecamatan di Lamongan yang menyediakan makanan khas olahan dari pelaku UMKM Lamongan," terang orang nomor 1 di Kota Soto.

Antusias masyarakat pada festival kuliner tidak hanya menarik warga Lamongan saja, warga luar kota pun turut hadir untuk mendapatkan makanan gratis. Antusias masyarakat juga dapat dilihat dari ludesnya makanan dalam sekejap mata yaitu kurang dari 30 menit. Didukung oleh OPD lingkup Pemkab Lamongan yang menyuguhkan menu khas Lamongan, yakni soto, pecel lele,nasi muduk, nasi boran, tahu campur, es siwalan, es legen, dan tidak ketinggalan menu lontong doprok khas Sukorame. (Zainal A)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"