Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Selasa, 13 Juli 2021

Surat Edaran Kementerian Agama: Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, dan Petunjuk Tenis Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 di wilayah PPKM Darurat


Lamongan, SNN.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan sejak Sabtu (3/7) hingga Selasa (20/7). Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha pada Selasa, Kementerian Agama mengelurakan Surat Edaran perihal  panduan shalat Idul Adha dan kurban  selama berlakunya kebijakan  PPKM Darurat.

Kebijakan tersebut berlaku di Kabupaten/Kota yang berada di level 3 dan 4. Kabupaten Lamongan termasuk dalam level 4 (empat) penanganan pandemi. 
Menteri Agama (Menag) Ahmad Yaqut Cholil Qoumas, menhimbau kepada umat Islam agar menggelar Salat Iduladha di  rumah masing-masing.

Soal takbir keliling dan masjid juga DITIADAKAN di seluruh Kabupaten/kota dengan level asesmen 3 (tiga) dan 4 (empat).

Berkaitan peyembelihan hewan kurban, Menag menyebut harus dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Rumanisia (RPH-R) atau area yang luas sehingga memungkinan diterapkannya jaga jarak fisik.

Jumlah petugas yang melakukan pelaksanaan penyembelihan hewan harus dibatasi dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat (memakai masker, jaga jarak, dan sering mencuci tangan, serta tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga).

Pendistribsian daging hewan quran dilakukan petugas dengan mengenakan masker rangkap dan sarung tangan untuk meminimalkan kontak fisik dengan penerima. 


Semoga dapat dimengerti dan dipahami dengan baik, ya! Tetap jaga kesehatan, jangan lupa Vaksin. Sementara tak beribadah bersama di rumah Tuhan, doa dari rumah saja. Agar pandemi ini segera berakhir.

Untuk diketahui, Peniadaan Peribadatan di Tempat Ibadah juga berlaku di gereja, pura, wihara dan klenteng serta tempat umum lainnya yang fungsikan sebagai tempat ibadah.

Reporter : Zaenal A

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"