Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA



Jumat, 30 Juli 2021

Mas Bupati Ajak Pemerintah Desa Dan Pendamping Tingkatkan Sinergitas Dengan Pemerintah Kabupaten, Banyak Temuan Warga Miskin Tak Terima Bansos


Tuban, SNN.com - Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE. meminta Pemerintah Desa bersama Pendamping ataupun TKSK untuk selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemkab. Hal ini di sampaikan di sela - sela peninjauan langsung bantuan sosial ke rumah - rumah warga di Kecamatan Palang dan Semanding Kamis ( 29/7/21 ). Peninjauan yang kedua kalinya ini adalah untuk memastikan bantuan sosial yang di terima oleh warga telah sesuai dengan peruntukannya.

Kepada Kepala Desa, Pendamping dan TKSK, Mas Bupati berharap agar warga yang tidak masuk dalam salah satu kriteria Bansos dari Kementerian bisa di ikutsertakan dalam program bantuan lain, yang di kelola oleh Pemkab melalui APBD ataupun dari Pemerintah Desa melalui Dana Desa. " Inilah pentingnya bersinergi, berkolaborasi, dan membangun komunikasi satu sama lain, sehingga kita bisa memetakan mana warga yang tidak tercover di salah satu Bansos, nantinya bisa di usulkan ke program Bansos lainnya," jlentrehnya.

Sebelumnya dalam peninjauan kali ini, Mas Bupati menemukan masih banyak warga yang membutuhkan bantuan namun belum tercover bantuan sosial apapun." Masalah yang di temukan masih sama seperti kemarin, akan tetapi di sini banyak sekali warga miskin yang harusnya mendapatkan bantuan belum tersentuh Bansos sama sekali," tutur Mas Bupati.  Padahal hak masyarakat miskin untuk mendapatkan bantuan sosial adalah mutlak, untuk itu kita harus hadir di tengah - tengah mereka.


Selain itu masih banyak di temukan adanya ketidak sesuaian data kependudukan yang di miliki Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ), akibatnya mereka tidak mendapatkan bantuan sosial yang seharusnya bisa di manfaatkan. Selain itu harga komoditi yang terlalu mahal hingga adanya biaya administrasi atau iuran sukarela dari warga kepada agen masih di temui dalam sidak kali ini. Selain itu ada beberapa komoditi yang di anggap kurang layak untuk di berikan kepada KPM karena masih dalam konsisi belum siap untuk di olah atau di konsumsi.

Temuan lain, adanya  Bansos BPNT yang di jual oleh KPM. Untuk hal ini, mas Bupati meminta agar jenis bantuan di sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan KPM. Seperti lansia yang sebatang kara, lebih di utamakan mengikuti program PKH." Kalau sudah sepuh, untuk masak pun mereka tidak bisa, apalagi bekerja. Jadi lebih baik uang, sehingga bisa di manfaatkan untuk kebutuhan lain," bebernya.


Mas Bupati menyampaikan bahwa sidak akan kembali dilakukan di tempat yang lain, hal ini untuk dapat memastikan bantuan telah sesuai dan dapat meringankan beban masyarakat miskin.  “ Semua temuan akan kita tindak lanjuti, kami juga membentuk tim untuk melakukan sinkronisasi data. Mari kita semua bersatu dan bersinergi untuk memperbaiki penyaluran Bansos di Kabupaten Tuban agar lebih tepat sasaran," tutupnya.

Reporter : Agus
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"