Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA



Rabu, 27 Juli 2022

Sherly Gonga Dikukuhkan Sebagai Bunda Literasi Aru


Kepulauan Aru, SNN.com - Bunda Literasi Provinsi Maluku, Widya Pratiwi mengukuhkan Sherly Oesia Gonga sebagai bunda Literasi Kabupaten Kepulauan Aru. Pengukuhan istri Bupati Kepulauan Aru dua periode itu berlangsung pada acara sosialisasi budaya baca dan literasi di gedung Kesenian Sitakena Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (27/7/2022).

Hadir Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga - Muin Sogalrey, bersama isteri serta para pejabat Pemprov Maluku dan Forkopimda setempat serta  Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kabupaten Kepulauan Aru dan perwakilan siswa siswi tingkat SMA se-Kota Dobo. 

“Pada kesempatan ini, saya wakili Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Ibu Gubernur (Widya Pratiwi) yang juga sebagai bunda literasi Provinsi Maluku beserta rombongan yang mana telah berkenan hadir dan mengikuti acara pengukuhan bunda literasi Kabupaten Kepulauan Aru. Semoga dengan pengukuhan ini, kedepan akan lebih meningkatkan semangat literasi, dan budaya baca di Kabupaten Kepulauan Aru. Tugas dan fungsi bunda literasi perlu dilaksanakan secara mobile dalam rangka meningkatkan budaya baca dan indeks literasi masyarakat di Aru yang kita cintai,” ucap Buapti Kepulauan Aru, Johan Gonga dalam sambutannya. 

Menurut Gonga, program-pragram bunda literasi yang harus terus dijalankan secara mobile yakni, mengkampanyekan gerakan nasional gemar membaca, menjadi figur atau rol model pembudayaan kegemaran membaca, berperan aktif mensukseskan program daerah dalam menumbuh kembangkan kegemaran membaca, mendorong Tim Penggerak PKK dan Dharma.Wanita Persatuan Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, dan atau Desa untuk secara aktif melakukan sosialisasi kegemaran membaca, dilingkungan, keluarga, sekolah dan masyarakat serta bersinergi dengan Dinas Perpustakaan Daerah dalam rangka mensukseskan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, berdasarkan amanat undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. 

“Itu program prioritas yang wajib dijalankan bunda literasi Aru. Jadi mulai dari sekarang sinergitas antara para pihak yang punya kemampuan di bidang ini sudah harus diselaraskan, sehingga program-proram itu terlaksana dengan baik sesuai harapan kita bersama,”ungkapnya 

Kata Gonga , suatu akselerasi pengembangan budaya dan kegemaran membaca dapat terwujud dengan baik apabila langkah strategis perpustakaan nasional, masyarakat gemar membaca terus digalakan. Nah, dengan adanya seorang bunda literasi (bunda baca) diharapkan harus sebagai motivator, inspirator dan rol model bagi masyarakat. 

“Saya mau bilang bahwa pengangkatan dan pengukuhan bunda literasi ini bukan asal-asalan tetap merujuk Surat Perpustakaan Nasional RI Nomor 2992/4/ppm.05/VI.2022 tanggal 8 Juni 2022 perihal pengangkatan pengukuhan bunda literasi Kabupaten/Kota. Jadi sudah dilimpahkan kewenagan itu kepada bupati/walikota untuk pengukuhan, dengan dihadiri oleh pimpinan perpustakaan nasional dan bunda literasi Provinsi. Jadi jangan anggap pengukuhan biasa saja ya, harus kerja sesuai tupoksi,” terangnya


Selain itu, bunda Literasi Provinsi Maluku Widya Pratiwi katakan, dewasa ini upaya-upaya pembinaan terhadap kualitas sumber daya manusia telah dilakukan baik oleh pemerintah maupun oleh pihak pemangku kepentingan salah satunya melalui pendidikan. Hal yang sangat mendasar dalam penyelenggaraan pendidikan, mulai dari pendidikan formal, dan informal adalah kemampuan membaca menulis dan berhitung atau lebih dikenal dengan istilah calistung. Pada takaran teknisnya, lanjut Widya, dalam penerapan calistung tersebut adalah kemampuan untuk membaca. Kemampuan membaca bukan kemampuan bawaan sejak lahir, melainkan merupakan suatu keterampilan yang harus dipupuk dan dibina serta dikembangkan mulai dari pembinaan minat, kegemaran, kebiasaan sehingga membaca merupakan suatu kebudayaan yang dapat menciptakan masyarakat pembelajar atau learning society, dan akhirnya dapat meningkatkan nilai tingkat kegemaran membaca kita dan mencapai target nasional pada tahun 2023 sebesar 63,3 persen. 

“Saya mau ingatkan, ada dua hal penting yang perlu menjadi perhatian kita bersama dalam nilai tingkat kegemaran membaca yaitu sejauh mana minat baca kita, dan juga ketersediaan buku atau sumber informasi lainnya. Dengan demikian yang menjadi arah gerak kita ke depan untuk mencapai target nilai tingkat kegemaran tersebut adalah menumbuhkembangkan minat baca masyarakat yang dimulai dari keluarga, sekolah, komunitas maupun dalam lingkungan sosial kemasyarakatan,” ingatnya

Menurut Widya, perpustakaan memiliki peranan penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan rakyat melalui penguatan budaya literasi guna mewujudkan masyarakat berpengetahuan inovatif kreatif dan berkarakter sebagaimana yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2020-2024. 

“Nah, dalam mendukung upaya tersebut kita membutuhkan para public figur untuk bersama-sama dengan saya bunda literasi Provinsi Maluku untuk mengkampanyekan serta menggerakan semangat gemar membaca maupun budaya literasi. Saya percaya bunda Sherly Oesia Gonga dapat menjadi roll mode pembudayaan kegemaran membaca dan literasi bersama pemerintah Kabupaten dan elemen masyarakat agar dapat menumbuhkembangkan minat baca masyarakat serta mendorong peningkatan kunjungan dan akses jasa informasi di perpustakaan, baik di perpustakaan daerah, sekolah, Desa, sampai pada taman baca maupun rumah pintar yang ada di Kabupaten Aru,” jelasnya

Olehnya itu Widya berharap, pengukuhan bunda literasi di Kabupaten Kepulauan Aru tersebut tidak sebatas sampai pada pengukuhan, akan tetapi harus di kembangkan terus program-program prioritas. Dan yang paling penting yakni, pengukuhan bunda literasi tingkat kecamatan dan desa. Sehingga program-program bunda literasi dapat dirasakan oleh masyarakat ditingkat kecamatan hingga desa. 

“Saya harap kiranya kegiatan pengukuhan bunda literasi ini tidak sebatas sampai pada pengukuhan bunda literasi Kabupaten Kepulauan Aru saja tetapi ke depan akan dikukuhkan bunda literasi Kecamatan, dan bunda literasi desa ya. Supaya program prioritas kita dapat dirasakan masyarakat demi pengembangan SDM Maluku dan Kabupaten Kepulauan Aru yang berkualitas di era teknologi ini,” harapnya.

Reporter : Nus Yerusa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"