Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA



Jumat, 03 Desember 2021

Masyarakat Aru Tak Nikmati Lampu Penerangan Jalan, PPJU Terus Ditarik


Kepulauan Aru, SNN.com - Hingga saat ini jalan di Kota Dobo, ibu kota Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku masih banyak yang gelap gulita. Padahal Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Salah satu Politisi dari Partai Hanura mengatakan, seharusnya dengan pembayaran PPJU yang mencapai ratusan juta rupiah per bulan yang dipotong 10 persen dari rekening listrik  masyarakat sudah bisa membuat Kota Dobo terang benderang.

“Tapi nyatanya masih banyak jalan dan lorong yang gelap gulita. Padahal, sudah dipasang lampu jalan,” ungkapnya seraya meminta identitasnya disembunyikan, Jumat (3/12).

Kata dia, seharusnya Dinas Perumahan dan Pemukiman  (Perkim) memperhatikan hal ini. "Kasihan, masyarakat rutin bayar pajak tetapi tidak menikmati lampu penerangan jalan,” ungkapnya.

Terpisah, salah satu tokoh masyarakat Aru yang juga enggan disebutkan nama menjelaskan,
Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) merupakan pajak yang dibayar oleh masyarakat selaku pengguna listrik saat membayar tagihan rekening listrik maupun saat pembelian token pulsa listrik.

Pajak ini dipungut setiap bulan oleh PT. PLN kemudian disetorkan ke Pemerintah Daerah dan menjadi salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara khusus, masyarakat di Kota Dobo selaku pembayar PPJU.

Tingginya PAD dari sektor tersebut dikarenakan adanya kesadaran masyarakat yang taat membayar listrik. Dari Pembayaran tagihan listrik itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru mendapatkan 10 % (sepuluh persen) dari pembayaran tagihan listrik.

Namun, walaupun demikian masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Pajak Penerangan Jalan dan manfaatnya terkait Penerangan Jalan Umum.

"Ini yang patut dijelaskan kepada masyarakat.
Bagaimana tidak, regulasi apa yang dipakai untuk penarikan pajak. Lampu jalan tidak nyala, ko pajak di tagih, "Pungkasnya.

Reporter : Nus Yerusa
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"