Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA



Senin, 03 Januari 2022

Bupati Blora Sambut Taruna Akmil Magelang dan Akpol Semarang, Asli Putra Blora


Blora, SNN.com - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pada Senin siang (3/1/2022) kedatangan tamu istimewa. Yakni para tanuna dari Akademi Militer (Akmil) Magelang dan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, yang semuanya asli Blora.

Setidaknya ada 4 taruna yang diterima Bupati Arief di ruang tamunya. Diantaranya 3 taruna dari Akmil, yakni Sersan Mayor Satu Taruna Diyanna Asma'ula Munawaroh, asal Karangjati Blora, alumni sekolah SMA Taruna Nusantara 2018. Kemudian Sersan Mayor Dua Taruna Rizky Ardiyanto, asal Desa Tempuran Blora, alumni SMA N 1 Blora 2018, dan Sersan Taruna Krisnanta Ahnaf Pramudya, asal Perumnas-Karangjati Blora, alumni SMA N 1 Blora 2019.

Serta satu taruna Akpol, yakni Bhayangkara Taruna Farizi Imam Aji, asal Karangjati Blora, alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang 2020.

Keempatnya berkesempatan berbagi cerita dan sharing pengalaman dengan Bupati Arief. Mereka ingin agar kedepan semakin banyak pelajar Blora yang diterima menjadi taruna/taruni di Akmil, Akpol, maupun sekolah kedinasan lainnya.

“Orang tua saya (Bapak) bekerja sebagai sopir dan ibu sebagai penjahit. Kami berpesan untuk adik-adik di Blora yang ingin menjadi taruna atau sekolah kedinasan lainnya harus tetap semangat, terus berlatih dan belajar. Yang penting jangan minder, jangan percaya jika mendaftar taruna itu susah dan mengeluarkan banyak biaya,” ungkap Taruna Diyanna.

“Saya mendaftar di taruna Akmil gratis, tidak dipungut biaya apapun. Sejak SMP, SMA belajar dengan giat sehingga nilainya bagus dan bisa mengikuti seleksi Akmil. Semoga adik-adik Blora yang mau mendaftar taruna atau sekolah kedinasan lainnya bisa diterima tahun ini (2022),” lanjut Diyanna, yang kini menempuh pendidikan tingkat IV di Akmil Magelang.

Sementara itu, semangat pantang menyerah disampaikan Taruna Rizky Ardiyanto yang juga sedang menempuh pendidikan tingkat IV di Akmil Magelang.

“Saya dulu sekolah di SMA Negeri 1 Blora tahun 2018. Persiapan diri dengan matang, saya masuk Akmil juga gratis. Saya diterima setelah mencoba sebanyak 3 kali, pertama dan kedua gagal, dan lolos pada pendaftaran ketiga kalinya. Semuanya harus semangat, semoga semakin banyak taruna Akmil dari Blora,” terang Rizky.

Hal yang sama juga disampaikan Krisna. Taruna penghobi olahraga basket ini mengaku telah melakukan persiapan yang matang untuk mengikuti seleksi Akmil di tahun 2020.

“Jika ingin jadi taruna, tingkatkan motivasi kalian. Persiapan fisik dan mental agar lebih matang untuk mengikuti tes di akademi militer. Dulu saya rutin olahraga fisik, lari dan angkat beban, serta terus belajar,” ucap Krisna.

Terakhir, Farizi Imam Aji, satu-satunya taruna Akpol asal Blora mengatakan bahwa taruna tidak harus berasal dari sekolah biasa. Namun santri juga bisa menjadi taruna, seperti yang ia alami.

“Saya dulu sekolah di SD Tempelan Blora kemudian melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang hingga setingkat SMA. Untuk adik-adik santri di Kabupaten Blora, terus tingkatkan motivasi dan ibadah kalian untuk mendakatkan diri kepada Allah SWT agar apa yang dicita-citakan terwujud, serta dimudahkan oleh Allah SWT. Disamping itu siapkan fisik dan mental, dan belajar materi-materi yang akan diteskan. InshaAllah pasti lolos,” ujar Taruna Farizi.

Bupati Arief Rohman pun sangat mengapresiasi semangat para taruna yang gigih untuk berhasil, dan ingin agar semakin banyak taruna dari Kabupaten Blora.

“Selamat, dan terimakasih kepada para taruna yang telah berbagi motivasi untuk para pelajar Blora. Ini membuktikan bahwa SDM Blora layak dan tidak kalah dengan daerah lain,” ucap Bupati Arief.

Pihaknya juga menyemangati para santri untuk optimis bisa menjadi taruna Akmil atupun Akpol, mengingat di Kabupaten Blora juga banyak santri yang tersebar di puluhan pondok pesantren.

“Untuk para santri, hafiz hafizoh, ini menjadi informasi yang menarik bahwa TNI Polri juga membuka kesempatan kepada para santri untuk menjadi anggotanya. Seperti Taruna Farizi ini, yang lulusan Ponpes juga. InshaAllah Pemkab akan siap memfasilitasi dengan Polres dan Kodim,” pungkasnya.

Usai dialog bersama, empat taruna ini juga diajak Bupati Arief untuk ngevlog bersama. 

Reporter : Lukman
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"