Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA



Jumat, 01 April 2022

Forkopimda Tuban Launching Kampung Durian Untuk Dukung Program OVOP


Tuban, SNN.com - Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama Kapolres Tuban AKBP Darman dan Dandim 0811 Tuban Letkol Infanteri Suhada Erwin melaksanakan penanaman pohon durian di Desa Kebonharjo Jatirogo. 

Kepada Wartawan SNN.com, Mas Lindra mengungkapkan, di launchingnya Kampung Durian tersebut merupakan dukungan dari Forkopimda Tuban khususnya Polres Tuban dalam program Satu Desa Satu Produk Unggulan atau One Village One Product ( OVOP ). 

Penanaman tersebut dilakukan juga sebagai simbol di launchingnya Kampung Durian di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Jatirogo dan Kenduruan, meliputi Desa Kebonharjo, Desa Wangi, Desa Jlodro, dan Desa Sokogunung." Keempat Desa ini ada di satu kawasan dan berdekatan, meliputi wilayah Kecamatan Jatirogo dan Kenduruan," beber Mas Bupati.
 
Program pengembangan kampung durian ini merupakan program multi-years di mana bekerja sama dengan masyarakat dalam pengembangannya. Durian di pilih untuk di kembangkan, sebab memiliki nilai ekonomi tinggi. Di samping itu, jenis tanah di empat Desa tersebut juga sangat potensial untuk di tanami pohon durian." Pastinya akan bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan ekonomi hingga tingkat rumah tangga," jelentreh Mas Bupati.

Ada dua jenis durian yang di kembangkan, yaitu jenis Musang king, dan black ton. Setidaknya, 4 ribu bibit akan di tanam di kawasan tersebut, dengan luas lahan mencapai 1000 hektare yang di kerjakan hingga bulan November mendatang. 

Mas lindra juga mengatakan, dalam penanaman pohon durian ini, masyarakat menggunakan pupuk organik hasil pengembangan yang bekerja sama dengan pakar dari salah satu Universitas Negeri ternama. Di targetkan dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun sudah bisa di panen. Kedepan, hasil pengembangan durian tersebut akan menghiasi pasar lokal,  dan menggunakan cap Tuban." Untuk pemasaran akan di serap pasar lokal saja, karena untuk memenuhi kebutuhan di sini saja tidak cukup," tutur Mas Lindra.


Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Darman menjelaskan, proyek pengembangan kampung durian ini melibatkan masyarakat secara langsung. Hal ini sangat penting dalam pengembangan perekonomian Desa, terutama untuk para petani yang sebelumnya hanya mengembangkan tanaman palawija saja. Selain itu juga bisa menjadi stimulan munculnya UMKM baru dari produk masyarakat lokal." Ini nanti ada produk turunannya. Bapaknya merawat durian, ibu - ibu di rumah bisa membuat olahan durian yang bisa di jual," papar Kapolres.

Kapolres menegaskan, meskipun durian bersifat tahunan, di sela - sela tanaman masih bisa di manfaatkan petani lokal untuk di tanami jagung." Jadi petani nggak usah bingung, masih bisa dapat penghasilan dari jagung kalau durian belum berbuah," bebernya. Kedepannya, kampung durian tersebut akan berkembang menjadi Desa wisata, sesuai arah program OVOP dari Bupati Tuban." Ini adalah bentuk dukungan penuh kami terhadap program dari Mas Bupati," tutupnya. (Agus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"