Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA



Selasa, 18 Oktober 2022

Kades Mendukung Pembangunan Agro Industry Sagu dan Kelapa di Pulau Wokam


Kepulauan Aru, SNN.com - Kepala Desa Wokam Kecamatan Pulau-Pulau Aru, M. Rumaketty, mengaku siap mendukung dan memberikan lahan untuk pembangunan Sentra Industry Pengolahan Sagu dan Kelapa di desa Wokam, tetapi dengan sayarat bahwa catatan-catatan terkait ganti rugi lahan tahun-tahun sebelumnya jangan terulang lagi. Pernyataan dukungan ini disampaikan dalam diskusi, pada kegiatan seminar Study Kelayakan Master Plan dan Bisnis Plan Pembangunan Sentra Pengolahan Industry Sagu dan Kelapa, bertempat di lantai II kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Aru baru-baru ini. 

Catatan-catatan yang disebutkan adalah masalah lahan pembangunan Kampus PSDKU Aru dan Pembangunan Dermaga Very belum ada penyelesaian ganti rugi sampai sekarang. Dikatakan terkait dengan proses Sidang sengketa lahan, sudah selesai sejak tahun 2020 dan sudah sampai tahun 2022 tetap masalah ganti rugi lahan belum dibayar. 

“Sidang sengketa lahan itu tahun 2020 dan sekarang sudah tahun 2022 tetapi ganti rugi lahan belum dibayar. Baru kemarin diselesaikan ganti rugi tanaman pohon kelapa untuk lahan PLN sebesar 60.100.000. Saya minta catatan-catatan ini jangan terulang lagi, karena kita berbicara dengan masyarakat, hanya butuh kepercayaan dan kepastian”. Tandasnya. 

Kepala Desa dalam diskusi dirinya mengajak semua peserta seminar, untuk berbuat yang terbaik di Negeri Jar Garia demi masa depan generasi dan anak cucu yang ada. 

“Untuk kepentingan Negeri ini, kita siap lahan untuk pembangunan sentra industry pengolahan Sagu dan Kelapa. Jadi mari kita buat yang terbaik untuk negeri ini karena setahu saya Kabupaten ini dibangun dengan jaminan pulau Wokam sebagai Kota Kabupaten. Sebagai pemerintah Desa, saya mendukung pembangunan Agro Industry Sagu dan Kelapa di Wokam, demi generasi dan anak cucu kedepan. Ujarnya.

Dalam diskusi, muncul catatan lain dari ketua BPD Desa Wokam, Nus Rumaketty bahwa Dinas Perindag Kabupaten Kepulauan Aru pernah menyelenggarakan Seminar untuk Agro Industry Sagu dan Kelapa di tahun-tahun sebelumnya, namun program tersebut tidak pernah realisasi sampai sekarang. Karena itu, selaku ketua BPD Desa Wokam, dirinya meminta agar OPD terkait menyampaikan komitmen agar program pembangunan Agro industry Sagu dan Kelapa tidak mengalami kegagalan untuk kedua kalinya.

“Saya minta SKPD terkait menanggapi lebih dulu, apa yang di sampaikan oleh konsultan sebagai pembawa materi, karena saya pernah ikuti sosialisasi tentang pengelolahan kelapa ini di tahun-tahun sebelumnya, tetapi sampai sekarang tidak ada realisasi”. Ungkapnya. 

Kadis Perindag Aru, Bernadus Adjas,  dalam menanggapi apa yang disampaikan oleh ketua BPD Desa Wokam, mengatakan bahwa program tersebut merupakan tahap awal dari Dinas Perindag untuk menyiapkan Dokumen Perencanaan terkait pengembangan Agro Industry Sagu dan Kelapa. Nanti tahun berikutnya kata Adjas akan diajukan dan dilaksanakan. 

Sementara Sekda Kabupaten Kepulauan Aru, Moh Jumpa, M.Si dengan jujur menanggapi bahwa dalam kenyataan Pemerintah Daerah masih menjumpai banyak hal yang pada akhirnya program-program mengalami kendala dan tidak bisa dilaksanakan. Dikatakan, terkait dengan penyiapan Dokumen perencanaan, maka program yang tidak dapat dilaksanakan adalah akibat tidak diawali dengan dokumen perencanaan. 

“Saya pikir yang tidak jalan itu semua akibat tidak diawali dengan dokumen perencanaan. Kalau program itu kita membiayai sendiri, itu masih bisa jalan, tetapi apabila kita menggunakan dana pemerintah pusat, pasti kita harus punya dokumen perencanaan. Miungkin hari ini dokumen ini kita bisa siapkan supaya dinas terkait bisa mengajukan program kegiatan melalui kementrian Perindag, itu bisa dapat disetujui dan kegiatan yang kita bicarakan yaitu  pembangunan sentra Industry pengolahan sagu dan kelapa di pulau Wokam diharapkan dapat berjalan dengan baik. Jelasnya. (Moses)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"