Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA


Senin, 04 April 2022

Penjual Takjil di Halaman Pasar Paiton Ramai Menjelang Buka Puasa


Probolinggo, SNN.com - Bulan suci Ramadhan menjadi bulan yang penuh berkah dan selalu ditunggu-tunggu kedatangannya oleh para pelaku usaha kecil menengah  salah satunya di daerah seputar pasar Paiton, kecamatan Paiton, kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa timur.

Pasalnya, pada bulan Ramadhan di  pasar tradisional Paiton  penuh berjejeran  penjual makanan dan minuman untuk berbuka puasa, Senin (04/04/2022).

Sulastri (34 tahun) salah satu penjual makanan takjil mengatakan, dirinya berjualan sejak hari pertama bulan puasa hingga menjelang lebaran.

"Saya jualan menu takjil setiap puasa, soalnya lumayan mengisi waktu luang sebagai ibu rumah tangga, jualan sampai hari terakhir puasa," ujarnya.

Sulastri, menjual berbagai makanan untuk persiapan  berbuka puasa seperti, pastel, risol, aneka gorengan, lemper, hingga lontong.

Ini makanannya ada yang bikin sendiri ada yang titipan tetangga, buka setiap jam tiga sore, sampai selesai  bukapuasa,  lumayan sehari bisa jual 400 sampai 500 item makanan," tambahnya.

Sulastri, menambahkan, ia mampu  mendapatkan omzet sebesar  Rp 800.000 ( Delapan Ratus Ribu Rupiah)  hingga Rp 1. 200.000 (Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah)  per hari.

Omzet per hari bisa Rp 800.000, kalau ramai bisa Rp 1.200.000, kalau modal untuk  belanja keperluan kira-kira sebanyak Rp. 500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah)  tergantung kita mau buat berapa banyak macam makanannya," tambahnya.

Kalau bulan puasa berkahnya banyak, kita berjualan  apa saja insyaallah ada yang beli, Alhamdulillah, lumayan untuk mengisi  waktu luang sambil berjualan takjil di halaman pasar Tradisional Paiton, "jelasnya.

Kepala pasar Paiton H. Murtadhe saat di konfirmasi wartawa  mengatakan, untuk Ramadhan tahun ini para pedagang takjil, semuanya akan diarahkan ke halaman pasar  dan Kita akan tetapkan pedagang takjil pada satu titik biar lebih teratur dan tidak mengganggu arus lalu lintas, apalagi berada di depan jalan raya pantura, "ujarnya.

Menurut H. Murtadhe, pedagang takjil yang dikumpulkan di halaman pasar Paiton itu tidak dipungut biaya. Bahkan, untuk jumlah tenda pedagang takjil yang akan ditempatkan itu sebanyak 35 tenda yang sudah di persiapkan semuanya gratis, "Pungkasnya.

Reporter  : Arifin
Editor       : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"