Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA

Senin, 16 Januari 2023

Miris, Proyek Drainase Padat Karya Di Desa Trucuk Bojonegoro Diduga Jadi Ajang Markup

Bojonegoro,SNN.COM - Sebuah pekerjaan Drainase di Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro diduga jadi ajang bisnis para pelaksana dan oknum dari Pemdes.

Bagaimana tidak, program yang seharusnya bisa menjadi solusi pemberdayaan untuk memberikan pekerjaan sementara bagi masyarakat tersebut, justru dinikmati segelintir orang saja.

Diketahui, proyek tersebut bersumber dana dari APBN tahun 2022 melalui program pengembangan padat karya, yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Meski telah terpasang papan informasi pekerjaan, namun kejanggalan yang muncul adalah besaran nilai pagu anggaran dan pelaksana pekerjaan tidak dicantumkan.

Disisi lain, berdasarkan informasi yang didapatkan pewarta, dalam proses pengerjaan drainase tersebut, tenaga kerja yang diserap tidaklah lebih dari 15 orang sedangkan di papan informasi tertulis sebanyak 40 orang setiap harinya, kondisi tersebut semakin menguatkan dugaan adanya markup anggaran dari item upah tenaga kerja.
Kepala Desa Trucuk, Sunoko saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengetahui banyak tentang proyek didesanya tersebut, dan justru mengarahkan ke salah satu perangkat desa jika ingin mencari informasi.

"Itu bukan padat karya mas, tetapi dikerjakan oleh CV dan tenaga kerja yang diambil dari masyarakat di lingkungan sekitar, coba nanti tak carikan CVnya mas. Kalau ingin jelas coba konfirmasi pak wo, soalnya waktu itu pak wo tidak laporan ke saya," terangnya.

Disisi lain, muncul pertanyaan sebenarnya proyek tersebut murni dikerjakan oleh timlak atau pokmas sebagai bentuk pemberdayaan, ataukah benar keterangan Kades dikerjakan oleh CV kontraktor pelaksana. (**)

Reporter : Red/Tim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"