Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Kamis, 18 November 2021

Akses Menuju Tiga Desa Dalam Wilayah Kecamatan Muara Ancalong Rusak Parah, PT. TPG & PT. CDM Hindari Tanggungjawab


Kutai Timur, SNN.com - Jalan poros di desa Senyiur dan desa Long Nah Gemar Baru serta desa Long Tesak kecamatan Muara Ancalong kabupaten Kutai Timur (Kutim) rusak parah. Dimana jalan poros tersebut merupakan urat nadi bagi masyarakat umum yang juga merupakan penghubung antar tiga desa, Kamis (18/11/2021).

Pasalnya, warga setempat sudah beberapa kali melaporkan kerusakan jalan tersebut kepada camat Muara Ancalong Sabran namun tak pernah di gubris sehingga membuat warga setempat marah dan ingin memblokir
akses jalan tersebut karena rusak parah dan susah dilewati masyarakat.

Sudah berbulan-bulan jalan itu rusak belum juga ada tanda-tanda akan segera di perbaiki. Jalan poros tersebut bukan saja di gunakan oleh masyarakat tetapi juga digunakan pihak perusahaan perkebunan Kelapa Sawit PT. Telen Prima Group (TPG) dan PT. Cipta Davia Mandiri (CDM).

Atas keluhan tersebut kemudian warga melaporkan ke kepala adat besar Kutai kecamatan Muara Ancalong Sapni Aryanto yang juga kepala perwakilan media Sorot Nuswantoro news.com Kutai Timur atas rusaknya jalan tersebut.

Atas laporan dan desakan warga setempat kemudian kepala adat besar Kutai Sapni sapaan akrabnya langsung merespon dan menemui pimpinan perusahaan kelapa Sawit dengan menggunakan kendaraan ambulance milik desa.
Kemudian warga masyarakat sekitar menuturkan kepada media ini atas perjuangan kepala adat besar Kutai kecamatan Muara Ancalong Sapni.

"Alhamdulillah, meski bersusah payah pak Sapni mendatangi pimpinan perusahaan kelapa Sawit dengan menggunakan kendaraan Ambulance milik desa dan akhirnya bertemu.
Adapun hasil atau inti pertemuan antara kepala adat besar Kutai dengan dua petinggi perusahaan di wilayah itu ada kesepakatan terhadap perbaikan jalan yang rusak tersebut, "ujar warga setempat.


Lebih lanjut. Hasil pertemuan antara kepala adat besar Kutai dan pihak perusahaan perkebunan kelapa Sawit membuahkan hasil sehingga pihak/pengurus adat besar Kutai dengan PT TPG dan PT CDM turun untuk lakukan perbaikan jalan, "sambung warga.

Sapni menyebutkan. Keluhan masyarakat terkait jalan rusak parah ini sudah lama disampaikan dengan pak Sabran camat Muara Ancalong namun belum di tanggapi serius. Sehingga membuat warga tak sabar dan hampir saja jalan tersebut di fortal oleh masyarakat akibat lambannya respon pemerintah kecamatan.


"Saya sudah sampaikan kepada camat dan pihak manajemen perusahaan agar segera diperbaiki jalan yang rusak ini, sebab jalan ini jika hanya digunakan oleh warga tentu tidak rusak separah ini. Tentu akibat truck angkutan tandan buah segar (TBS) sawit milik perusahaan yang ada di wilayah ini juga bolak-balik antar jemput hasil panen mereka, "kata Sapni.

"Dan pihak perusahaan perkebunan kelapa Sawit sudah sepakat dengan pengurus adat besar Kutai bahwa kedepannya akan di lakukan koordinasi yang lebih baik lagi sehingga tidak muncul hal-hal yang bisa saja terjadi di tengah masyarakat yang pada akhirnya nanti bisa merugikan pihak perusahaan itu sendiri terutama hasil panennya tidak bisa lancar untuk di produksi, "pungkas Sapni Aryanto kepala adat besar Kutai kecamatan Muara Ancalong.

Reporter : Sapni
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"