Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Selasa, 25 Mei 2021

Mujahadah Dan Do'a Hari Jadi Gunungkidul Ke 190 Bersama PC NU Gunungkidul Dihadiri Bupati dan Wakil Bupati


Gunungkidul, SNN.com,- Panitia hari jadi kabupaten Gunungkidul yang ke 190, tahun 2021 menggelar acara mujahadah dan do'a bersama Pengurus Cabang Nahdatul Ulama(PCNU) kabupaten Gunungkidul, Selasa 25 mei 2021 malam.Acara berlangsung di masjid YAMP Safinatunnajah Trimulyo, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, D.I.Yogyakarta. 

Hadir dalam kegiatan mujahadah dan do'a yang dipimpin K.H.Ahmad Haris Masduqi diantaranya Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta, Wakil Bupati Heri Susanto, Ketua DPRD Gunungkidul, Sekretaris Daerah, Forkompida dan sejumlah kepala dinas. Sementara dari jajaran pengurus NU yang diundang masing-masing,ketua dan sekretatis lembaga PCNU,Ro'is Syuriah dan ketua tanfidziah MWCNU se Gunungkidul serta ketua dan sekretaris Badan Otonom  NU se Gunungkidul.

Terpantau panitia tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,bagi setiap tamu yang hadir harus melalui pintu penjagaan untuk mencuci tangan, tes termogen, dan disediakan masker bagi yang lupa tidak membawa dari rumah. Sementara di dalam masjid sendiri tampak lenggang dan tidak terjadi kepadatan jamaah.

Dalam sambuatanya ketua PCNU Gunungkidul K.H Arif Gunadi M.Pdi mengatakan PCNU diminta oleh panitia hari jadi Kabupaten Gunungkidul untuk menggelar mujahadah dan do'a dalam rangka hari jadi kabupaten Gunungkidul yang ke 190 bertepatan tahun 2021.Pelaksanaan mujahadah dan do'a kali ini berlangsung lebih singkat tidak seperti biasanya me gingat masih berada pada masa pandemi covid19. Dalam mujahadah  malam ini termasuk mendo'akan para bupati terdahulu yang sudah mendahului kita juga tidak lupa mendo'akan para mantan bupati sebelumnya agar tetap sehat dan terus mendarmakan baktinya buat Gununhkidul.
 
Sementara itu Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta dalam sambutanya mengatakan, dalam usianya yang sudah mencapai 190 tahun ini ternyata ada sedikit kekeliruan penulisan sejarah berdirinya Gunungkidul. Untuk itu diharapkan agar ada diskusi dari berbagai pihak kususnya dinas kundo kabudayan untuk meluruskan dan membenarkan sejarah. Hal ini dimaksud agar kedepanya tidak ada penyesatan sejarah dikalangan masyarakat . Bupati juga meminta dukungan kepada segenap para tokoh agama, terlebih pada para kyai agar dalam memimpin Gunungkidul bisa lebih baik. Insya Allah setelah usai pandemi covid 19 segera kita cancut taliwondo untuk pemberdayaan ekonomi yang selama ini pertumbuhanya masih kecil sekitar 6 persen.

Acara Mujahadah ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh K.H.Bardan Usman selaku ro'is syuriyah PCNU Gunungkidul.

Reporter : Wajiyo
Editor      : Mas  Pay.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"